KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan berkelanjutan semakin menjadi perhatian industri keuangan. Salah satunya Grup UOB. Head Consumer Goods - Sector Solution Group UOB Ernest Tan menyatakan, hingga akhir 2024, pembiayaan berkelanjutan sekitar US$ 58 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak US$ 7 miliar untuk pembiayaan perdagangan berkelanjutan. Salah satu yang terbesar yakni sektor kelapa sawit. Terkait profil, usia tanaman kelapa sawit di Malaysia lebih tua dibandingkan di Indonesia. Tanaman yang lebih tua cenderung memiliki produktivitas yang menurun, dan proses penanaman kembali (replanting) tidak secepat Indonesia. "Kami pikir peluang di Indonesia lebih maju," ujarnya, Selasa (22/4).
Meski Banyak Tantangan, Bisnis Kelapa Sawit Tetap Memiliki Peluang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan berkelanjutan semakin menjadi perhatian industri keuangan. Salah satunya Grup UOB. Head Consumer Goods - Sector Solution Group UOB Ernest Tan menyatakan, hingga akhir 2024, pembiayaan berkelanjutan sekitar US$ 58 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak US$ 7 miliar untuk pembiayaan perdagangan berkelanjutan. Salah satu yang terbesar yakni sektor kelapa sawit. Terkait profil, usia tanaman kelapa sawit di Malaysia lebih tua dibandingkan di Indonesia. Tanaman yang lebih tua cenderung memiliki produktivitas yang menurun, dan proses penanaman kembali (replanting) tidak secepat Indonesia. "Kami pikir peluang di Indonesia lebih maju," ujarnya, Selasa (22/4).