Meski Belum Cemerlang, Prospek Emiten EBT Masih Positif Jangka Panjang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham emiten yang bergerak di sektor Energi Baru Terbarukan alias EBT masih kalah pamor oleh saham energi komoditas. Namun secara jangka panjang prospek kinerja emiten EBT ini masih positif.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memperhatikan prospek bisnis para emiten EBT masih menarik apalagi pemainnya masih sedikit.

“Sejauh ini kalau diperhatikan, beberapa emiten masih cukup baik dan memiliki prospek yang positif di masa yang akan datang,” tutur dia kepada Kontan akhir pekan lalu.


Misalnya PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 36% secara tahunan menjadi Rp 116,02 per Juni 2022. Dus, Arkora berhasil membukukan laba periode berjalan sebesar Rp 25,4 miliar.

Baca Juga: Punya Prospek Jangka Panjang, Dua Emiten Energi Baru Terbarukan Ini Layak Dikoleksi

Lalu, PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) juga berhasil mencetak kenaikan laba bersih sebesar 72,8% menjadi US$ 8,87 juta sepanjang semester I-2022. Pertumbuhan juga terjadi pada pendapatan KEEN yang naik 11,9% menuju US$ 20,36 juta.

“Apalagi KEEN merupakan salah satu emiten yang memiliki investor strategi dari Jepang, dalam pengembangan energi,” ucap dia.

Untuk gambaran, TEPCO Renewable Power Inc. asal Jepang telah mengakuisisi 25% saham KEEN. Kala itu keduanya sepakat nilai transaksinya mencapai Rp 394,12 miliar.

 
KEEN Chart by TradingView

Di sisi lain, Nico menekankan walaupun punya prospek positif tapi proyek para emiten EBT ini termasuk jangka panjang sehingga prosesnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“Masalahnya adalah meskipun prospeknya positif, tapi memang situasi dan kondisi baik global maupun lokal juga harus mendukung,” tandas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari