Meski Dunia Bergejolak, Vietnam Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 10%



KONTAN.CO.ID - Pemimpin tertinggi Vietnam To Lam berjanji menjaga pertumbuhan ekonomi negaranya di atas 10% per tahun hingga akhir dekade ini, meskipun dunia tengah dihadapkan pada berbagai gangguan global.

Janji tersebut disampaikan Lam saat berpidato di hadapan delegasi Kongres Partai Komunis Vietnam yang digelar di Hanoi pada Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Rupiah Loyo ke 16.980 Selasa (20/1) Pagi di Tengah Pergerakan Datar Mata Uang Asia


Kongres yang berlangsung selama sepekan ini akan memilih sekretaris jenderal partai, posisi politik paling berkuasa di Vietnam, sekaligus menetapkan arah dan target ekonomi nasional hingga akhir dekade.

Lam mengakui Vietnam menghadapi tantangan berlapis, mulai dari bencana alam seperti badai dan banjir, wabah penyakit, risiko keamanan, persaingan geopolitik yang kian ketat, hingga gangguan besar pada rantai pasok energi dan pangan global.

Meski demikian, Lam yang berupaya mempertahankan posisinya sebagai ketua partai dan berpeluang merangkap jabatan presiden menegaskan komitmennya untuk melanjutkan reformasi administrasi publik.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Selasa (20/1) Pagi: Brent ke US$ 64,13 & WTI ke US$ 59,69

Ia berjanji memangkas birokrasi, menyederhanakan perizinan, serta mendorong pemanfaatan teknologi dan perluasan perdagangan global, tanpa mengorbankan kepentingan nasional dan kemandirian Vietnam.

Menurut Lam, digitalisasi akan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi ke depan. Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan agenda pemberantasan korupsi yang selama ini menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya.

Selanjutnya: Rupiah Loyo ke 16.980 Selasa (20/1) Pagi di Tengah Pergerakan Datar Mata Uang Asia

Menarik Dibaca: Resmi! Awal Syaban 1447 H Ditetapkan NU Hari Ini, 20 Januari 2026