Meski naik, emas jangka panjang diramal tertekan



SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia hari ini (24/4) rebound setelah kemarin tertekan hingga ke level terendah dalam 10 pekan terakhir. Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik sebesar 0,3% menjadi US$ 1.287,08 per troy ounce.

Pada pukul 11.40 waktu Singapura, kontrak yang sama diperdagangkan di level US$ 1,287,06 per troy ounce. Pada 22 April lalu, harga emas sempat terjatuh ke posisi US$ 1.277,69 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak 11 Februari lalu. Ada dua sentimen utama yang menggerakkan harga emas. Pertama, semakin meningkatnya ketegangan di Ukraina dengan Rusia. Kedua, data penjualan rumah AS mengalami penurunan lebih besar dari prediksi. "Harga emas mendapat sokongan dari peningkatan krisis di Ukraina juga data penjualan rumah AS. Kami masih menilai bahwa ekonomi AS tengah menuju pemulihan. Hal ini akan menekan harga emas lebih dalam lagi untuk jangka panjang," jelas Lv Jie, analis Cinda Futures Co yang berbasis di Hangzhou. Catatan saja, sepanjang 2013 lalu, harga emas anjlok 28%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie