Meski pandemi, Royal Lestari Utama tetap serap produksi karet rakyat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pemegang izin Hutan Tanaman Industri (HTI) karet alam PT Royal Lestari Utama melalui kedua anak perusahaannya, PT Lestari Asri Jaya (LAJ) dan PT Wanamukti Wisesa (WMW), berkomitmen meningkatkan kegiatan pemberdayaan dan kemitraan masyarakat sekitar area kerjanya di Kabupaten Tebo, Jambi.

Salah satu bentuk kemitraan tersebut adalah menyerap produksi karet rakyat dengan harga di atas rata-rata harga pengepul, sehingga pendapatan mereka meningkat. 

Baca Juga: Desa binaan APP Sinar Mas terus berupaya meningkatkan produksi jahe merah dan madu


Pendapatan petani binaan rata-rata dapat mencapai lebih dari Rp 3 juta per bulan, lebih tinggi dibandingkan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP)  Jambi, 2020 sebesar Rp.2.630.162.  

Selain membeli karet rakyat dengan harga lebih tinggi, perusahaan juga memberikan bantuan peningkatan kapasitas pengelolaan tanaman karet dengan teknologi terkini. PT LAJ dan PT WMW juga mengajak warga untuk menggunakan lahan secara intensif dengan pertanian terpadu atau dapat disebut wanatani (agroforestry) guna memperkuat ketahanan pangan.

Direktur Corporate Affair PT Royal Lestari Utama (RLU) yang merupakan perusahaan induk dari PT LAJ dan PT WMW, Meizani Irmadhiany, mengungkapkan bahwa PT LAJ dan PT WMW akan terus melakukan program kemitraan dan pemberdayaan termasuk ketika pandemi Covid-19 dengan memberikan berbagai bantuan bagi masyarakat dan bersama-sama pemerintah daerah melakukan edukasi dan sosialisasi.

Baca Juga: Buton Utara laksanakan ekspor perdana 12 ton kopra ke China

Menurutnya hal ini sebagai wujud partisipasi aktif perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyakit yang diakibatkan oleh virus Covid-19. “Kami mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi sekaligus membantu kebutuhan APD tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi wabah ini,” ujar Meizani dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi