KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski pilihan transaksi perbankan makin beragam, bankir optimis bisnis electronic data capture (EDC) masih akan bertumbuh di 2022. Hal ini seiring dengan tren peralihan transaksi non tunai dan makin terkendalinya kasus harian Covid-19 di tanah air. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yakin transaksi pembayaran melalui mesin EDC akan bertumbuh secara signifikan tahun depan Thomas Wahyudi, SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri menyatakan, strategi pengembangan EDC Bank Mandiri dengan mengoptimalkan penerimaan transaksi berbasis QRIS yang melengkapi transaksi menggunakan kartu. “Ekspansi kerjasama juga dilakukan tidak hanya dengan penyelenggara uang elektronik berbasis QR domestik namun juga QR overseas sebagai persiapan adanya pemulihan di sektor wisata. Amplifikasi kerjasama dengan merchant terpilih untuk lebih meningkatkan transaksi nontunai Livin' by Mandiri melalui Mandiri EDC,” ujar Thomas kepada Kontan.co.id pada Jumat (24/12).
Meski Pilihan Transaksi Kian Beragam, Bankir Yakin Bisnis EDC Tetap Akan Tumbuh
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski pilihan transaksi perbankan makin beragam, bankir optimis bisnis electronic data capture (EDC) masih akan bertumbuh di 2022. Hal ini seiring dengan tren peralihan transaksi non tunai dan makin terkendalinya kasus harian Covid-19 di tanah air. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yakin transaksi pembayaran melalui mesin EDC akan bertumbuh secara signifikan tahun depan Thomas Wahyudi, SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri menyatakan, strategi pengembangan EDC Bank Mandiri dengan mengoptimalkan penerimaan transaksi berbasis QRIS yang melengkapi transaksi menggunakan kartu. “Ekspansi kerjasama juga dilakukan tidak hanya dengan penyelenggara uang elektronik berbasis QR domestik namun juga QR overseas sebagai persiapan adanya pemulihan di sektor wisata. Amplifikasi kerjasama dengan merchant terpilih untuk lebih meningkatkan transaksi nontunai Livin' by Mandiri melalui Mandiri EDC,” ujar Thomas kepada Kontan.co.id pada Jumat (24/12).