JAKARTA. Minat nasabah terhadap reksadana indeks sepertinya mulai meningkat. Hal ini terlihat dari unit penyertaan (UP) dua produk reksadana indeks yang berhasil naik pada Agustus lalu. Saat ini, di Indonesia baru terdapat dua produk reksadana indeks, yaitu Kresna Indeks 45 dan Danareksa Indeks Syariah.Data PT Infovesta Utama menunjukkan, selama Agustus lalu, unit penyertaan (UP) produk Kresna Indeks 45 meningkat 34,24% menjadi 37,21 juta unit, dari bulan sebelumnya sejumlah 27,72 juta unit. Sedangkan, pada Juli, UP reksadana ini berkurang 5,65% menjadi 27,72 juta unit, dari bulan sebelumnya 29,38 juta unit.Alhasil, kenaikan UP pada Kresna Indeks 45 berimbas pada peningkatan dana kelolaan reksadana ini selama Agustus, yaitu sebesar 24,3% menjadi Rp 109,11 miliar. Kenaikan dana kelolaan terjadi, walaupun return atau imbal hasilnya melorot 7,12% per Agustus.Analis PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya menilai, nasabah memanfaatkan penurunan nilai saham sepanjang Agustus kemarin untuk membeli produk reksadana indeks. "Jadi, walaupun return turun, namun jumlah dana yang masuk cukup besar. Sehingga jumlah dana subscription lebih besar dibanding dana redemption," jelas Edbert, Senin (12/9).Sementara, pada produk Danareksa Indeks Syariah, unit penyertaannya juga bertambah tipis 1,49% menjadi 54,4 juta unit, dari 53,6 juta unit pada bulan sebelumnya. Padahal, selama Juli, UP reksadana ini terkoreksi cukup tajam, yaitu sebesar 41,9% dari bulan sebelumnya yang mencapai 92,29 juta unit. Sayangnya, dana kelolaan Danareksa Indeks Syariah cenderung turun karena return juga turun sebesar 6,22% pada Agustus lalu, dan kenaikan UP juga tipis. Data Infovesta mencatat, dana kelolaan reksadana besutan Danareksa Investment Management turun menjadi Rp 119,64 miliar pada Agustus, dari bulan sebelumnya Rp 126,44 miliar.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Meski return turun, dana kelolaan Kresna Indeks 45 naik pada Agustus
JAKARTA. Minat nasabah terhadap reksadana indeks sepertinya mulai meningkat. Hal ini terlihat dari unit penyertaan (UP) dua produk reksadana indeks yang berhasil naik pada Agustus lalu. Saat ini, di Indonesia baru terdapat dua produk reksadana indeks, yaitu Kresna Indeks 45 dan Danareksa Indeks Syariah.Data PT Infovesta Utama menunjukkan, selama Agustus lalu, unit penyertaan (UP) produk Kresna Indeks 45 meningkat 34,24% menjadi 37,21 juta unit, dari bulan sebelumnya sejumlah 27,72 juta unit. Sedangkan, pada Juli, UP reksadana ini berkurang 5,65% menjadi 27,72 juta unit, dari bulan sebelumnya 29,38 juta unit.Alhasil, kenaikan UP pada Kresna Indeks 45 berimbas pada peningkatan dana kelolaan reksadana ini selama Agustus, yaitu sebesar 24,3% menjadi Rp 109,11 miliar. Kenaikan dana kelolaan terjadi, walaupun return atau imbal hasilnya melorot 7,12% per Agustus.Analis PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya menilai, nasabah memanfaatkan penurunan nilai saham sepanjang Agustus kemarin untuk membeli produk reksadana indeks. "Jadi, walaupun return turun, namun jumlah dana yang masuk cukup besar. Sehingga jumlah dana subscription lebih besar dibanding dana redemption," jelas Edbert, Senin (12/9).Sementara, pada produk Danareksa Indeks Syariah, unit penyertaannya juga bertambah tipis 1,49% menjadi 54,4 juta unit, dari 53,6 juta unit pada bulan sebelumnya. Padahal, selama Juli, UP reksadana ini terkoreksi cukup tajam, yaitu sebesar 41,9% dari bulan sebelumnya yang mencapai 92,29 juta unit. Sayangnya, dana kelolaan Danareksa Indeks Syariah cenderung turun karena return juga turun sebesar 6,22% pada Agustus lalu, dan kenaikan UP juga tipis. Data Infovesta mencatat, dana kelolaan reksadana besutan Danareksa Investment Management turun menjadi Rp 119,64 miliar pada Agustus, dari bulan sebelumnya Rp 126,44 miliar.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News