Meski Tak Ada Insentif, Polytron Yakin Penjualan Motor Listrik Tumbuh 50% di 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen elektronik Polytron optimistis penjualan motor listriknya masih mampu bertumbuh hingga 50%, meskipun pemerintah tidak memberikan insentif motor listrik pada tahun ini.

Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo mengatakan bahwa Polytron meyakini prospek motor listrik masih cerah lantaran konsumen sudah makin menyadari manfaat motor listrik.

Menurut Tekno, ketiadaan insentif motor listrik tahun ini tak meredupkan penjualan motor listrik Polytron. "Pun, tahun 2025 sebetulnya sudah ada tidak subsidi lagi untuk motor listrik," kata Tekno kepada Kontan, Selasa (27/1/2026).


Baca Juga: Impor Masih Tinggi, Pemerintah Gandeng Industri & Kampus Kembangkan Semikonduktor RI

Bagi Polytron, lanjutnya, dengan atau tanpa insentif dari pemerintah, penjualan motor listrik harus tetap optimal.

Walaupun, Tekno melihat, peningkatan daya beli yang didukung program pemerintah masih menjadi faktor pendorong penjualan ke depan. "Kami merencanakan tahun 2026 penjualan naik 50% dibanding tahun 2025," pungkasnya.

Diberitakan Kontan sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita telah memastikan bahwa pemerintah tidak memberi insentif untuk motor listrik pada tahun 2026.

Keputusan ini, lanjut Agus, diambil dengan sejumlah pertimbangan, termasuk kekuatan fiskal pemerintah saat ini. Kendati demikian, Kemenperin disebut tidak menutup kemungkinan adanya opsi pemberian insentif motor listrik pada tahun 2027.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi, tanpa insentif, penjualan motor listrik masih bertumbuh meskipun pertumbuhannya tak sesignifikan dibanding saat ada insentif.

"Pertumbuhan yang melambat menandakan bahwa insentif berperan sebagai akselerator awal pasar," katanya.

Secara keseluruhan, meskipun pasar berpotensi tertekan tanpa insentif, Budi mencermati industri masih mampu bertahan jika kebijakan bersifat konsisten, diiringi dengan pelaku usaha yang adaptif.

Baca Juga: Paramount Gading Serpong Luncurkan Produk Komersial Baru di Maggiore

Selanjutnya: Gejolak IHSG Tak Goyahkan Investasi Utama Dana Pensiun

Menarik Dibaca: 7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah, Coba yuk!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News