KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Beban berat masih membayangi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun ini. Sebab, meski nilai tukar rupiah sudah dalam tren menguat, posisinya masih jauh dari yang diasumsikan pemerintah. Berdasarkan data JISDOR BI, kurs rupiah setara Rp 15.978 per dolar AS pada 17 Mei 2024. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor menguat 0,64% dari Rp 16.081 per dolar AS di perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (8/5). Kepala Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kahfi Riza bahkan memperkirakan, nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang Rp 15.800 hingga Rp 16.130 per dolar AS pada akhir tahun ini, atau melemah hingga sekitar Rp 1.100 per dolar AS.
Meski Tren Menguat, Rupiah Masih Jauh dari Asumsi APBN 2024
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Beban berat masih membayangi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun ini. Sebab, meski nilai tukar rupiah sudah dalam tren menguat, posisinya masih jauh dari yang diasumsikan pemerintah. Berdasarkan data JISDOR BI, kurs rupiah setara Rp 15.978 per dolar AS pada 17 Mei 2024. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor menguat 0,64% dari Rp 16.081 per dolar AS di perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (8/5). Kepala Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kahfi Riza bahkan memperkirakan, nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang Rp 15.800 hingga Rp 16.130 per dolar AS pada akhir tahun ini, atau melemah hingga sekitar Rp 1.100 per dolar AS.