KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) melihat instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih memiliki peluang untuk menjadi bagian dari portofolio investasi dana pensiun, meski tingkat imbal hasil (yield) instrumen tersebut cenderung melandai saat ini. Humas ADPI Syarif Yunus mengatakan, penurunan yield SRBI memang dapat mengurangi daya tarik instrumen tersebut, terutama bagi dana pensiun yang mengejar tingkat imbal hasil lebih tinggi. Namun, SRBI tetap memiliki daya tarik dari sisi profil risiko yang relatif rendah dan likuiditas yang baik. Hal ini karena keputusan investasi dana pensiun tidak hanya mempertimbangkan tingkat yield, tetapi juga aspek keamanan, likuiditas, serta kebutuhan pencocokan aset dengan kewajiban.
Meski Yield SRBI Turun, Dana Pensiun Masih Pertahankan Instrumen Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) melihat instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih memiliki peluang untuk menjadi bagian dari portofolio investasi dana pensiun, meski tingkat imbal hasil (yield) instrumen tersebut cenderung melandai saat ini. Humas ADPI Syarif Yunus mengatakan, penurunan yield SRBI memang dapat mengurangi daya tarik instrumen tersebut, terutama bagi dana pensiun yang mengejar tingkat imbal hasil lebih tinggi. Namun, SRBI tetap memiliki daya tarik dari sisi profil risiko yang relatif rendah dan likuiditas yang baik. Hal ini karena keputusan investasi dana pensiun tidak hanya mempertimbangkan tingkat yield, tetapi juga aspek keamanan, likuiditas, serta kebutuhan pencocokan aset dengan kewajiban.