META Optimistis Prospek Bisnis Air Bersih Tetap Cerah, Ditopang Permintaan Industri



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) optimistis prospek bisnis air bersih masih akan tumbuh hingga akhir 2026. Perseroan menilai meningkatnya kebutuhan sektor industri dan pengembangan kawasan baru. Akan menjadi pendorong utama permintaan layanan air bersih. Head of Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, mengatakan prospek bisnis air bersih juga didukung arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029. Menempatkan sektor air sebagai bagian dari agenda kemandirian nasional.

Baca Juga: Samator (AGII) Optimistis Permintaan Gas Industri Tumbuh pada Semester II-2026 “Sektor air bersih memiliki prospek jangka panjang yang positif sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029,” ujar Indah kepada KONTAN, Selasa (4/8). Selain dukungan kebijakan, META melihat permintaan air bersih terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan pelanggan industri, pengembangan kawasan baru, serta meningkatnya kebutuhan terhadap pasokan air berkualitas dan berkelanjutan. Perseroan juga menilai upaya mengurangi penggunaan air bawah tanah membuka peluang pertumbuhan bisnis air perpipaan. Untuk menangkap peluang tersebut, META akan mengoptimalkan kapasitas produksi dan utilisasi aset, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jaringan pelanggan, khususnya di wilayah yang memiliki basis permintaan industri. Meski demikian, pengembangan bisnis air bersih masih menghadapi tantangan. Selain membutuhkan investasi yang besar, pembangunan infrastruktur penyediaan air perpipaan juga memerlukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri. “Kami fokus pada peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah maupun mitra strategis,” tutup Indah.

Baca Juga: Laba KAI Anjlok 73% di Semester I, Beban Investasi Proyek Whoosh Jadi Pemicu


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News