Meteoroid, Meteor, dan Meteorit: Objek yang Sama, Tetapi Beda Nama, ini Penjelasannya



KONTAN.CO.ID - Sebutan meteor yang jatuh ke permukaan Bumi disebut meteorit. Simak penjelasan dan perbedaan dari meteoroid, meteor, hingga menjadi meteorit.

Kita tahu bahwa benda langit asalnya dari luar angkasa. Misalnya, meteor. Jika dilihat di atas langit, penampakan meteor terlihat menarik.

Benda langit yang disebut juga dengan bintang jatuh ini memancarkan cahaya dengan ekor panjang.


Baca Juga: Nama Lain Bintang Berekor Adalah Komet, Ini Penjelasan yang Harus Anda Ketahui

Benda langit itu bisa jatuh ke Bumi, bahkan jika lolos dari atmosfer, batuan luar angkasa itu bisa mendarat ke permukaan planet kita.

Dalam prosesnya mencapai permukaan Bumi, benda langit ini dikenal dengan beberapa istilah berbeda.

Kali ini kita akan membahas tentang meteoroid, meteor, dan meteorit serta perbedaannya.

Baca Juga: Rekor Suhu Laut Terdingin Bumi Terungkap dan Kehidupan di Zaman Es

Perbedaan Meteoroid, Meteor, dan Meteorit

Melansir laman resmi NASA (science.nasa.gov), berikut definisi dari meteoroid, meteor, dan meteorit:

Meteor
© Foto oleh EricTheSpaceCat
  • Meteoroid: Batuan ini masih berada di luar angkasa. Ukurannya bervariasi, dari butiran debu hingga asteroid kecil.
  • Meteor: Ketika meteoroid memasuki atmosfer Bumi (atau atmosfer planet lain) dengan kecepatan tinggi dan terbakar, bola api atau ‘bintang jatuh’ tersebut disebut dengan meteor.
  • Meteorit: Ketika sebuah meteoroid berhasil melewati atmosfer dan menghantam tanah, benda itu disebut meteorit.
Masih berhubungan dengan meteor, ada fenomena yang kita kenal dengan hujan meteor.

Hujan meteor ini terjadi setiap tahun atau secara berkala saat Bumi melewati jejak puing-puing yang ditinggalkan oleh komet.

Hujan meteor umumnya dinamai berdasarkan rasi bintang atau konstelasi yang dekat dengan kemunculan meteor tersebut di langit.

Baca Juga: Langit Akhir Januari: Jangan Lewatkan Konjungsi Bulan-Jupiter!

Salah satu hujan meteor yang paling terkenal adalah Perseid, fenomena itu muncul pada bulan Agustus setiap tahun.

Meteor Perseid merupakan potongan kecil dari komet bernama Swift-Tuttle, yang melintas dekat Matahari setiap 135 tahun.

Itulah pembahasan tentang meteor yang jatuh ke permukaan Bumi disebut dengan meteorit dan perbedaannya dengan meteoroid.

Tonton: Robert Kiyosaki Prediksi Harga Emas Tembus 27.000 Dollar AS

Selanjutnya: Ford Tambah Dealer Baru di PIK 2, Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026: 2 Tunggal Putra RI ke Semifinal, Kunci 1 Tiket Final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News