Meteoroid, Meteor, dan Meteorit: Objek yang Sama, Tetapi Beda Nama, ini Penjelasannya
Jumat, 30 Januari 2026 15:47 WIB
Penulis: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Sebutan meteor yang jatuh ke permukaan Bumi disebut meteorit. Simak penjelasan dan perbedaan dari meteoroid, meteor, hingga menjadi meteorit. Kita tahu bahwa benda langit asalnya dari luar angkasa. Misalnya, meteor. Jika dilihat di atas langit, penampakan meteor terlihat menarik. Benda langit yang disebut juga dengan bintang jatuh ini memancarkan cahaya dengan ekor panjang.
Meteoroid: Batuan ini masih berada di luar angkasa. Ukurannya bervariasi, dari butiran debu hingga asteroid kecil.
Meteor: Ketika meteoroid memasuki atmosfer Bumi (atau atmosfer planet lain) dengan kecepatan tinggi dan terbakar, bola api atau ‘bintang jatuh’ tersebut disebut dengan meteor.
Meteorit: Ketika sebuah meteoroid berhasil melewati atmosfer dan menghantam tanah, benda itu disebut meteorit.
Masih berhubungan dengan meteor, ada fenomena yang kita kenal dengan hujan meteor. Hujan meteor ini terjadi setiap tahun atau secara berkala saat Bumi melewati jejak puing-puing yang ditinggalkan oleh komet. Hujan meteor umumnya dinamai berdasarkan rasi bintang atau konstelasi yang dekat dengan kemunculan meteor tersebut di langit. Baca Juga: Langit Akhir Januari: Jangan Lewatkan Konjungsi Bulan-Jupiter! Salah satu hujan meteor yang paling terkenal adalah Perseid, fenomena itu muncul pada bulan Agustus setiap tahun. Meteor Perseid merupakan potongan kecil dari komet bernama Swift-Tuttle, yang melintas dekat Matahari setiap 135 tahun. Itulah pembahasan tentang meteor yang jatuh ke permukaan Bumi disebut dengan meteorit dan perbedaannya dengan meteoroid.