Metland gandeng investor asing garap West City



JAKARTA. Rencana PT Metropolitan Land Tbk (Metland) mengembangkan proyek Metland West City semakin mendekati kenyataan. Saat ini, Metland sudah mengantongi nama calon investor yang akan diajak bekerjasama menggarap proyek di Puri, Jakarta Barat.

Thomas J. A, Direktur Metland mengatakan area yang ditawarkan kepada calon investor hanya area komersial. Area komersial sendiri akan menempati 80% dari luas lahan Metland West City secara keseluruhan 60 hektare (ha), atau seluas 48 ha.

Adapun estimasi nilai investasi untuk area komersial saja tidak kurang dari Rp 10 triliun untuk pengembangan sampai dengan sepuluh tahun mendatang. "Kami sedang pembicaraan tahap akhir dengan pengembang dari Thailand, Singapura, dan Jepang," ungkap Thomas, Selasa (3/12).


Mereka berniat membentuk joint venture, namun Thomas belum bersedia memberi tahu besaran modal maupun porsi kepemilikan masing-masing pihak. Yang jelas, Metland berharap bisa mengambil porsi mayoritas.

Perinciannya, investor Jepang mau membangun apartemen. Sementara investor Thailand dan Singapura ingin mendirikan proyek superblok yang meliputi townhouse, perkantoran dan mal.

Kalau tidak ada halangan, Metland akan mulai memasarkan Metland West City pada Juni 2014 dan membangun pada kuartal III-2014. "Di tahap pertama, kami akan meluncurkan rumah untuk segmen menengah atas seluas 3 ha," terang Thomas.

Saat ini Metland belum bisa memulai Metland West City lantaran persimpangan (interchange) yang menghubungkan jalan tol Jakarta-Tangerang dengan lokasi proyek belum rampung dibangun.

Seperti diberitakan KONTAN sebelumnya, Metland membangun persimpangan ini secara patungan dengan pengembang lain yang punya proyek di lokasi yang sama, yaitu Agung Sedayu Group dan Goldland Group. Proyek ini bernilai Rp 200 miliar.

Selain itu, Metland akan fokus melanjutkan pengembangan perumahan yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Antara lain Metland Cileungsi, Metland Cibitung, Metland Tambun, Metland Transyogi, Metland Menteng, serta Metland Puri yang bersisian dengan Metland West City.

Metland juga sedang memproses akuisisi lahan seluas 100 ha di timur Jakarta untuk dijadikan perumahan. Namun, Thomas bilang, proyek akan ditahan dulu mengingat ketidakstabilan ekonomi yang mungkin terjadi tahun depan.

Makanya Metland memasang target pertumbuhan pendapatan penjualan (marketing sales) sebesar 10%, dari Rp 1 triliun di 2013 menjadi Rp 1,1 triliun pada 2014. Sayang, ia belum bersedia memberi tahu proyeksi pendapatan dan laba tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Markus Sumartomjon