Metrodata Electronics Optimistis Raih Kenaikan Penjualan Double Digit Tahun Depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) melihat prospek bisnis teknologi tahun 2024 secara optimistis walau pendapatan bertumbuh flat di 2023.

Direktur MTDL Randy Kartadinata menyatakan di tahun 2023 kinerja sempat menurun di bisnis Distribusi, khususnya segmen Consumer yang diakibatkan oleh kompetisi ketat dan penurunan pembelian notebook dan PC yang digunakan untuk kegiatan sekolah dari rumah. Walau demikian, pihaknya melihat segmen tersebut akan pulih dan stabil di 2024 mendatang.

"Segmen Consumer Distribusi sudah mulai recover dan akan lebih stabil di 2024, sedangkan untuk segmen Commercial Distribusi terus meningkat mengingat ini berhubungan dengan digital transformasi yang masih berjalan," ujarnya kepada Kontan, Selasa (5/12). 


Baca Juga: Metrodata Electronics (MTDL) Andalkan Segmen Bisnis Korporasi

Senada, di bisnis Solusi dan Konsultasi, MTDL optimistis bisa mencatat kenaikan penjualan sekitar double digit di tahun 2024. Optimisme ini lahir atas kebutuhan transformasi digital pelaku bisnis tidak habis. Kebutuhan tersebut contohnya adalah seperti Cloud, Business Application (ERP), digital business platform (API), serta multi-year projects lainnya.

MTDL mencatat sektor lindustri layanan finansial, telekomunikasi, hingga minyak dan gas juga menjadi kontributor pendapatan utama Perseroan. 

Sebagai informasi, sepanjang sembilan bulan 2023, MTDL mencatat adanya penurunan pendapatan 0,44% tapi dengan laba bersih meningkat 8,18%. 

Selanjutnya, unit bisnis solusi dan konsultasi MTDL mencatatkan kenaikan laba bersih 19,8% YoY, dengan nilai pendapatan sebesar Rp4,4 triliun, naik 22,9% YoY. Adapun unit bisnis distribusi membukukan kenaikan laba bersih sebesar 2,3% YoY, dengan pendapatan sebesar Rp11,4 triliun, terkoreksi 4,0% YoY. 

Secara keseluruhan, pada kuartal III 2023 MTDL membukukan laba bersih sebesar Rp402 miliar, alias meningkat 8,2% YoY, dengan total pendapatan konsolidasi tercatat stabil di kisaran Rp15 triliun.

Randy menambahkan, tahun 2024 Perseroan tetap akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan tahun ini, walaupun semua sektor bisnis kelihatannya tahun depan akan dalam fase wait and see.

Namun, lanjut dia, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, performa bisnis Distribusi sudah mulai membaik dari segmen Consumer, sehingga MTDL berharap segmen tersebut akan bangkit di tahun depan. Sedangkan dari sisi digital transformasi MTDL meyakini kebutuhan dan permintaan akan tetap berjalan.

Sementara dari segmen Commercial Distribusi juga digadang akan tetap bertumbuh, dan dari bisnis unit Solusi & Konsultasi juga akan terus melanjutkan proyek-proyek yang sedang berjalan seiring usaha Perseroan meningkatkan kompetensi untuk mendapatkan proyek-proyek baru. 

 
TDL Chart by TradingView

"Menariknya dari Metrodata, kami memiliki revenue stream yang cukup secure, yaitu dari bisnis Solusi & Konsultasi sebesar 39% adalah pendapatan recurring (berulang), sehingga membuat pendapatan Perseroan lebih predictable dan stabil," paparnya.

Pada 2023,  capex yang dianggarkan MTDL adalah sekitar Rp 450 miliar, di mana Rp 400 miliar digunakan untuk pembelian perangkat keras yang akan disewakan ke sektor migas. Selanjutnya, sekitar Rp 50 miliar akan digunakan untuk internal sebagai pembelian gudang di luar kota dan IT internal maintenance. 

"Dengan demikian, sampai 9 bulan pertama 2023 ini capex yang sudah terserap adalah sebesar 65%," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .