Metrodata mengerek pendapatan dari segmen UKM



JAKARTA. Emiten distributor dan jasa solusi di bidang teknologi informasi dan komunikasi, PT Metrodata Electronics Tbk, siap mengerek pendapatan dari segmen small medium enterprise (SME) atau UKM. Manajemen menargetkan kontribusi segmen UKM mencapai 50% dari total pendapatan tahun ini.

Emiten berkode saham MTDL ini akan menggenjot segmen UKM melalui lini bisnis solusi. "Tahun lalu, segmen SME berkontribusi 35%-40%. Tahun ini, kami berharap porsinya bisa sama dengan segmen korporasi," kata Randy Cartadinata, Direktur Keuangan Metrodata Electronics, Minggu (21/4).

Dalam setahun terakhir, konsumen UKM sudah memahami akan pentingnya jasa solusi TI untuk perkembangan bisnisnya. Dengan menggunakan jasa solusi TI, menurut Randy, para pebisnis di segmen UKM bisa meningkatkan efisiensi hingga 30%. "Kami menggarap semua sektor UKM," kata dia.


Metrodata membidik pasar UKM dengan omzet di bawah Rp 100 miliar per tahun. Untuk menggarap segmen ini, Metrodata biasanya memakai anak usaha di bidang sistem integrasi solusi, yaitu PT Mitra Integrasi Informatika.

Metrodata menargetkan penjualan dan laba bersih sepanjang tahun ini tumbuh masing-masing 15% dan 20% year-on-year menjadi Rp 5,95 triliun dan Rp 95,60 miliar.

Randy membeberkan dua strategi utama Metrodata untuk meraih target itu. Pertama, menggenjot kontribusi segmen UKM. Kedua, memperluas portofolio produk. Tak hanya menjual notebook, server, dan desktop, Metrodata kini memasarkan produk ponsel pintar, tablet dan aksesori. Saat ini, Metrodata baru memasarkan produk empat vendor yakni Samsung, Sony, ZTE, dan Asus. "Di tahun ini, setidaknya akan bertambah dua vendor lagi," kata Randy, tanpa menyebutkan identitas vendor baru ini.

MTDL memperluas portofolio produk melalui anak usahanya di bidang distribusi, PT Synnex Metrodata Indonesia. "Kontribusi produk-produk ini masih di bawah 10%. Namun kami yakin, dengan pertumbuhan tablet dan ponsel pintar yang tinggi, kontribusinya dapat menanjak," kata Agustini, Direktur Synnex Metrodata Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sandy Baskoro