Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) sebut permintaan ruang kantor masih belum membaik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) menilai saat ini permintaan dari bisnis gedung perkantoran masih belum membaik. Hal ini lantaran masih adanya dampak dari pandemi virus corona yang tak kunjung usai. 

Meski demikian, Wakil Direktur Utama MKPI Jeffry S Tanuwidjaja mengungkapkan pihaknya masih melihat prospek yang cukup menjanjikan dari bisnis gedung perkantoran untuk jangka panjang. “Tapi memang sampai saat ini permintaannya masih belum membaik,” ujarnya saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (10/6). 

Adapun, ia mengatakan hal itu juga didorong dari masih diberlakukannya mobilitas kerja yang masih dilakukan dari rumah atau Work From Home (WFH). Sehingga memungkinkan banyak penyewa yang akan mengurangi luas area sewa. 


Baca Juga: Usai IPO, Ladangbaja Murni (LABA) siap menggeber ekspansi

Sebagai informasi, MKPI saat ini memiliki gedung-gedung yang berlokasi di Pondok Indah dimana ada ada empat office tower, tiga Mall, tiga Tower Service Apartement dan Hotel Intercontinental & Service Residences (2 tower). 

Seperti diketahui, saat ini MKPI memiliki Pondok Indah Office Tower, dan Pondok Indah Office Tower 5 sebagai segmen area perkantoran.

Harga sewa yang saat ini diberlakukan meliputi tower 1 mulai dari Rp 160.000 per meter persegi, tower 1 Rp 170.000 per meter persergi, tower 3 Rp 180.000 per meter persegi dan tower 5 Rp 190.000 per meter persegi.  “Saat ini untuk tingkat okupansi di Pondok Indah Office Tower sudah sekitar 80%,” sambungnya. 

Baca Juga: Triniti Dinamik (TRUE) incar pertumbuhan penjualan 30% tahun depan

Dengan demikian, Perusahaan tetap optimistis tingkat okupansi perkantoran dapat alami peningkatan atau lebih baik di tahun ini. Ia menargetkan sepanjang tahun ini okupansi bisa mencapai 85%. 

Adapun, yang membedakan office milik MKPI dengan gedung perkantoran lainnya yakni adanya connectivity dari office tersebut dengan mall, apartemen, hotel bintang 5, area golf, dan waterpark.

Selanjutnya: Intraco Penta (INTA) bidik pertumbuhan penjualan 10%-15% di 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi