KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) terus berupaya mencapai marketing sales yang dibidik di tahun 2026. Hingga Juli lalu, realisasinya sudah berada di atas 50% dari target sepanjang tahun. Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo mengatakan Hingga Juli 2026, marketing sales Metropolitan telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun atau sekitar 55% dari target marketing sales 2026 sebesar Rp2 triliun. “Untuk saat ini, target Rp2 triliun masih kami pertahankan,” ungkap Olivia, kepada Kontan.co.id, Jumat (11/9/2026). Perusahaan akan terus melihat perkembangan pasar, daya beli masyarakat serta kondisi suku bunga dalam mengejar target tersebut hingga akhir tahun. Sebagai salah satu upaya untuk menjaga daya beli, MTLA sudah menyiapkan sejumlah produk baru yang akan dikembangkan dan dipasarkan secara pertahap di sisa tahun ini. Dengan fokus pengembangan pada produk residensial yang menyasar segmen end user. Baca Juga: Metland (MTLA) Ungkap 40% Pembeli Rumahnya Generasi Muda, Ini Hunian yang Diburu Beberapa di antaranya adalah pengembangan lanjutan di Metland Menteng, Metland Kertajati, Metland Cikarang, Metland Cyber Puri, Metland Cibitung dan Metland Transyogi. “Untuk potensi marketing sales dari pipeline tersebut masih kami evaluasi dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kesiapan produk dan kondisi pasar,” ucapnya. Selain residensial, ada juga proyek komersial yang akan segera diluncurkan. Salah satunya Hotel Metland Marron, hotel bintang empat di Tomohon, Sulawesi Utara.
Metropolitan Land (MTLA) Berupaya Capai Target Penjualan Rp 2 T Sampai Akhir 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) terus berupaya mencapai marketing sales yang dibidik di tahun 2026. Hingga Juli lalu, realisasinya sudah berada di atas 50% dari target sepanjang tahun. Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo mengatakan Hingga Juli 2026, marketing sales Metropolitan telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun atau sekitar 55% dari target marketing sales 2026 sebesar Rp2 triliun. “Untuk saat ini, target Rp2 triliun masih kami pertahankan,” ungkap Olivia, kepada Kontan.co.id, Jumat (11/9/2026). Perusahaan akan terus melihat perkembangan pasar, daya beli masyarakat serta kondisi suku bunga dalam mengejar target tersebut hingga akhir tahun. Sebagai salah satu upaya untuk menjaga daya beli, MTLA sudah menyiapkan sejumlah produk baru yang akan dikembangkan dan dipasarkan secara pertahap di sisa tahun ini. Dengan fokus pengembangan pada produk residensial yang menyasar segmen end user. Baca Juga: Metland (MTLA) Ungkap 40% Pembeli Rumahnya Generasi Muda, Ini Hunian yang Diburu Beberapa di antaranya adalah pengembangan lanjutan di Metland Menteng, Metland Kertajati, Metland Cikarang, Metland Cyber Puri, Metland Cibitung dan Metland Transyogi. “Untuk potensi marketing sales dari pipeline tersebut masih kami evaluasi dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kesiapan produk dan kondisi pasar,” ucapnya. Selain residensial, ada juga proyek komersial yang akan segera diluncurkan. Salah satunya Hotel Metland Marron, hotel bintang empat di Tomohon, Sulawesi Utara.