KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (
MTLA) mencatatkan pendapatan prapenjualan alias
marketing sales sebesar Rp 1,875 triliun sepanjang tahun 2025. “Marketing sales MTLA 2025 sebesar Rp1,875 triliun, dengan kontribusi lebih dari 70% berasal dari pre sales penjualan residensial,” kata Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo kepada Kontan, Rabu (21/1/2026). Olivia bilang, target
marketing sales MTLA di tahun 2026 masih dalam tahap finalisasi dan pembahasan internal.
“Namun, ditargetkan
marketing sales meningkat dibandingkan tahun 2025 dengan memaksimalkan kinerja proyek berjalan residensial untuk presales dan proyek komersial untuk
recurring income,” ungkapnya.
Baca Juga: Intra Golflink (GOLF) Ekspansi, Bangun 43 Villa di New Kuta Golf Bali Di sisi lain, kebijakan Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan di level 4,75% menjadi salah satu stimulus bagi kinerja MTLA. Sebab, suku bunga pinjaman, seperti suku bunga KPR, menjadi terjaga. Sehingga, bisa menarik bagi konsumen yang membeli rumah dengan pembiayaan melalui KPR. “Dampak tidak langsung bagi MTLA adalah keputusan pembelian konsumen menjadi lebih cepat, karena mereka memanfaatkan suku bunga rendah dan insentif PPN DTP,” tuturnya. Melansir RTI, saham MTLA saat ini ada di level Rp 620 per saham. Ini naik 31,91% dalam sebulan terakhir. Sejak awal tahun, saham MTLA tampak turun 1,59% year to date (YTD).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News