MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Harapan Utama (MHU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program sosial. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Terbaru, anak usaha MMS Group Indonesia ini memperkuat dukungannya terhadap pelayanan publik dan pembangunan desa melalui kolaborasi dengan pemerintah setempat serta partisipasi aktif masyarakat. Program ini diwujudkan dengan pembangunan Kantor Desa Sungai Payang Ilir di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Kantor desa yang baru diharapkan menjadi pusat pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat kapasitas pemerintahan desa dalam menjalankan fungsi pembangunan di tingkat desa.


Presiden Direktur MHU, Kemal Djamil Siregar, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sosial merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami berharap fasilitas kantor desa ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan di Sungai Payang Ilir,” ujar Kemal dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga: MHU Sukses Turunkan Emisi Lewat Strategi Terintegrasi

Peresmian ini menjadi kontribusi ketiga MHU dalam pembangunan fasilitas publik desa dalam waktu kurang dari satu tahun, setelah sebelumnya membangun Gedung BPU Desa Jembayan Dalam dan Kantor Desa Jembayan Tengah.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi komitmen MHU dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

Komitmen tersebut juga mendapat pengakuan melalui Indonesia Best CSR Awards 2026 berkat Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C yang telah membantu ratusan warga memperoleh akses pendidikan.

Di samping itu, perusahaan juga terus mempercepat adopsi teknologi rendah emisi dan memperkuat sistem pemantauan berbasis data sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan jangka panjang.

Baca Juga: MHU Pertahankan Zero Kecelakaan Kerja

Penurunan emisi MHU didorong oleh implementasi strategi dekarbonisasi yang terintegrasi melalui program HYDRUM, efisiensi energi operasional, dan reklamasi lahan pascatambang. Melalui program HYDRUM, perusahaan mengonversi armada dump truck berbahan bakar diesel menjadi teknologi hibrida, sehingga konsumsi bahan bakar turun 46% dari 68 liter per jam menjadi 36,7 liter per jam. 

Dalam lima bulan pertama pelaksanaannya, program ini berhasil menghemat 1,22 juta liter bahan bakar dan menekan biaya operasional hingga Rp19,9 miliar. Di sisi lain, optimalisasi efisiensi energi melalui penerapan sistem pemantauan idle time berbasis data (ITIMER) berkontribusi mengurangi emisi sebesar 82.334 ton CO₂e. 

Sementara itu, kegiatan reklamasi lahan pascatambang sepanjang 2024 mampu menyerap 273.419 ton CO₂e, memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pengurangan jejak karbon perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News