Militer AS Berlakukan Blokade di Teluk Oman, Semua Kapal Wajib Patuhi



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Militer Amerika Serikat melalui United States Central Command mengumumkan akan memberlakukan blokade di kawasan Teluk Oman dan Laut Arab di sebelah timur Selat Hormuz. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh lalu lintas kapal tanpa memandang bendera negara.

Dalam pemberitahuan kepada pelaut yang dikutip Reuters pada Senin (13/4/2026), disebutkan bahwa blokade tersebut mulai efektif pada pukul 14.00 GMT. Langkah ini menjadi bagian dari peningkatan kontrol militer AS di jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi distribusi energi global.

Pihak militer AS menegaskan bahwa setiap kapal yang memasuki atau meninggalkan wilayah blokade tanpa izin akan menghadapi tindakan tegas.


Baca Juga: Di Tengah Konflik, Iran Beri Jaminan Khusus untuk Kapal India Lewati Selat Hormuz

"Setiap kapal yang memasuki atau meninggalkan wilayah blokade tanpa izin akan dikenai tindakan pencegatan, pengalihan, dan penangkapan," demikian isi pemberitahuan tersebut.

Meski demikian, AS menyatakan bahwa kebijakan ini tidak akan menghambat jalur pelayaran netral melalui Selat Hormuz, khususnya bagi kapal yang menuju atau berasal dari tujuan non-Iran.

"Blokade ini tidak akan menghambat jalur pelayaran netral melalui Selat Hormuz menuju atau dari tujuan non-Iran," lanjut pernyataan tersebut.