KONTAN.CO.ID - Tak sedikit pemain di industri kecil menengah (IKM) yang memiliki pangsa ekspor. Berdasarkan data Dirjen IKM, setidaknya ada 319 pelaku industri menengah yang mengirim produknya ke luar negeri. Gati Wibawaningsih, Dirjen IKM menyebutkan, di tengah pelemahan rupiah, pemain yang memiliki pangsa ekspor memang lebih beruntung. “Untuk yang ekspor pasti bagus dong, karena akan mendapat penghasilan yang lebih banyak,” ujarnya. Namun, keuntungan dari selisih kurs ini tentu saja tergantung dari penguatan rupiah terhadap mata uang negeri Paman Sam tersebut. Sayangnya, ketatnya persaingan di pasar internasional, membuat para pemain akhirnya gagal untuk tetap dapat mengirimkan produksinya ke luar negeri. Sejumlah pengusaha pun terpaksa berhenti mengekspor produknya.
Minat anjlok, pengusaha wayang dan furnitur stop ekspor
KONTAN.CO.ID - Tak sedikit pemain di industri kecil menengah (IKM) yang memiliki pangsa ekspor. Berdasarkan data Dirjen IKM, setidaknya ada 319 pelaku industri menengah yang mengirim produknya ke luar negeri. Gati Wibawaningsih, Dirjen IKM menyebutkan, di tengah pelemahan rupiah, pemain yang memiliki pangsa ekspor memang lebih beruntung. “Untuk yang ekspor pasti bagus dong, karena akan mendapat penghasilan yang lebih banyak,” ujarnya. Namun, keuntungan dari selisih kurs ini tentu saja tergantung dari penguatan rupiah terhadap mata uang negeri Paman Sam tersebut. Sayangnya, ketatnya persaingan di pasar internasional, membuat para pemain akhirnya gagal untuk tetap dapat mengirimkan produksinya ke luar negeri. Sejumlah pengusaha pun terpaksa berhenti mengekspor produknya.