Minat Investasi Emas Tinggi, OJK Optimistis Pembiayaan Emas Multifinance Meningkat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pembiayaan segmen emas multifinance akan terus meningkat ke depannya. Hal itu seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap pembiayaan emas.

Oleh karena itu, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan multifinance dapat menerapkan sejumlah upaya untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan emas. 

Dia bilang upayanya, yakni perluasan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan penguatan kerja sama dengan mitra strategis.


Baca Juga: BRI Telah Menyalurkan Pembiayaan Social Loan Rp 718,8 Triliun Hingga Maret 2026

"Dengan catatan, tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta pelindungan konsumen," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (7/5).

Terkait kinerja, Agusman menerangkan pembiayaan emas oleh industri multifinance tercatat sebesar Rp 44,19 miliar per Maret 2026.

Dari sisi perusahaan multifinance, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menilai pembiayaan emas masih memiliki prospek yang positif untuk jangka panjang, seiring tren emas yang terus meningkat.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan industri multifinance melihat potensi besar dalam segmen pembiayaan emas. Salah satunya juga dipicu emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat.

"Oleh karena itu, CNAF melihat pembiayaan emas peluang market yang baik untuk dijajaki sebagai salah satu langkah strategis perusahaan pada 2026," ucapnya kepada Kontan.

Lebih lanjut, Ristiawan menerangkan CNAF baru meluncurkan pembiayaan emas di akhir 2025. Langkah itu menjadi upaya perusahaan dalam memanfaatkan tren investasi emas yang sedang meningkat. Dia juga berharap pembiayaan emas bisa menjadi salah satu penopang pertumbuhan di CNAF ke depannya.

Baca Juga: Bank Danamon (BDMN) Bersiap Lebur dengan MUFG Indonesia, Target Efektif 2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News