KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat investor ritel Indonesia terhadap investasi di pasar global terus meningkat. Hal ini tercermin dari jumlah pengguna yang bertransaksi saham Amerika Serikat (AS) di Ajaib tumbuh 2,5 kali lipat pada Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ajaib mencatat, peningkatan minat tersebut terjadi sejak layanan Saham Amerika diluncurkan pada Februari 2025. Selain saham individual, minat investor terhadap
exchange-traded fund (ETF) juga meningkat, terutama dari investor pemula. AVP Digital & Marketing Ajaib, Azizah mengatakan, perubahan tersebut menunjukkan investor Indonesia mulai memperluas pilihan investasinya ke pasar global.
Baca Juga: Penjualan ICBP Tumbuh 11%, Tapi Margin Tertekan Kenaikan Bahan Baku "Pertumbuhan ini mencerminkan perubahan cara investor Indonesia, terutama generasi muda, memandang investasi. Mereka tidak lagi membatasi diri pada pasar domestik, tetapi ingin menjadi bagian dari pertumbuhan perusahaan-perusahaan terbaik dunia," ujar Azizah dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Ajaib menyediakan lebih dari 600 saham AS dan ETF. Pilihan instrumen tersebut mencakup sektor teknologi, kesehatan, keuangan, energi hingga konsumer. ETF menjadi salah satu pilihan bagi investor yang belum ingin memilih saham satu per satu. Melalui satu instrumen, investor dapat memperoleh eksposur terhadap sejumlah saham atau sektor sekaligus. Di sisi lain, Ajaib juga memperkuat fasilitas transaksi saham AS melalui Rekening USD dan sistem
Buying Power. Dengan pembaruan tersebut, investor dapat menggunakan saldo lain dalam akun Ajaib untuk melakukan pembelian saham AS apabila saldo Rekening USD belum mencukupi, dengan persetujuan pada halaman order. Ajaib juga menawarkan yield hingga 4,63% per tahun untuk saldo yang belum diinvestasikan dalam Rekening USD. Yield tersebut terdiri dari yield dasar hingga 3,63% per tahun dan bonus 1% per tahun untuk dana baru yang memenuhi syarat dengan minimum US$ 5.000. Yield dihitung secara harian dan dibagikan setiap bulan dalam bentuk saldo USD. Besaran yield bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Azizah mengatakan, Ajaib terus mengembangkan layanan Saham Amerika untuk memperluas akses investor Indonesia terhadap berbagai peluang investasi di pasar global. "Kami ingin memastikan peluang itu dapat diakses setiap investor Indonesia, cukup dari satu aplikasi," tuturnya.
Selain pengembangan layanan, Ajaib menggelar program Trading Saham AS Pertama Kali yang berlangsung pada 14 September hingga 14 Oktober 2026. Program tersebut menyediakan total hadiah saldo rekening Saham Amerika senilai Rp 30 juta bagi investor yang memenuhi ketentuan transaksi kumulatif minimal US$ 100 selama periode program.
Baca Juga: Bitcoin Gagal Tembus US$ 87.000, Simak Level Penting Berikutnya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News