KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tingkat suku bunga yang masih tinggi mendorong perubahan preferensi investasi nasabah, terutama di segmen affluent. Di KB Bank, instrumen obligasi dan reksadana pendapatan tetap menjadi pilihan yang kian diminati karena menawarkan imbal hasil (yield) yang lebih menarik. Presiden Direktur KB Bank Kunardy Darma Lie menyebut, kenaikan suku bunga membuat harga obligasi mengalami penyesuaian sehingga meningkatkan tingkat imbal hasil. Kondisi tersebut dimanfaatkan nasabah dengan profil risiko moderat untuk melakukan rebalancing portofolio. "Di tengah kondisi suku bunga yang relatif tinggi, kami melihat adanya pergeseran preferensi investasi di kalangan nasabah, khususnya nasabah affluent. Salah satu instrumen yang terdampak oleh kenaikan suku bunga adalah obligasi, di mana penyesuaian harga membuat tingkat imbal hasil menjadi lebih menarik," ujar Kunardy kepada Kontan, Rabu (15/7/2026).
Minat Investasi Obligasi Cukup Tinggi, Bisnis Wealth Management KB Bank Melonjak
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tingkat suku bunga yang masih tinggi mendorong perubahan preferensi investasi nasabah, terutama di segmen affluent. Di KB Bank, instrumen obligasi dan reksadana pendapatan tetap menjadi pilihan yang kian diminati karena menawarkan imbal hasil (yield) yang lebih menarik. Presiden Direktur KB Bank Kunardy Darma Lie menyebut, kenaikan suku bunga membuat harga obligasi mengalami penyesuaian sehingga meningkatkan tingkat imbal hasil. Kondisi tersebut dimanfaatkan nasabah dengan profil risiko moderat untuk melakukan rebalancing portofolio. "Di tengah kondisi suku bunga yang relatif tinggi, kami melihat adanya pergeseran preferensi investasi di kalangan nasabah, khususnya nasabah affluent. Salah satu instrumen yang terdampak oleh kenaikan suku bunga adalah obligasi, di mana penyesuaian harga membuat tingkat imbal hasil menjadi lebih menarik," ujar Kunardy kepada Kontan, Rabu (15/7/2026).