Minat Keberangkatan Umrah di 2026 Diprediksi Turun Akibat Pelemahan Kurs Rupiah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musim keberangkatan haji tahun 2026 telah berakhir. Saat ini , sudah masuk dalam tahap pemulangan jemaah haji secara bertahap dari tanah suci menuju Indonesia.

Dengan berakhirnya musim haji tahun 2026, maka sebentar lagi sudah akan masuk dalam tahap keberangkatan jemaah umrah tahun 2026.

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi mengatakan bahwa keberangkatan jemaah umrah saat ini sudah masuk pada tahap penerbitan visa umrah.


Baca Juga: Kurs Rupiah Anjlok 7 Hari Beruntun, Kinerja Bulanan Terburuk Sejak Oktober 2024

"Untuk musim umrah sudah dimulai sejak kemarin, dan visa sudah mulai keluar dan sudah bisa berangkat sejak kemarin malam," ujar Syam Resfiadi saat dikonfirmasi Kontan, Senin (1/6/2026).

Dia menjelaskan bahwa keberangkatan umrah tidak memiliki jeda ketika jemaah haji sudah mulai kembali ke Tanah Air.

Lebih jauh, Syam menuturkan bahwa saat ini pendaftar jemaah umrah tahun ini mengalami penurunan. Penurunan pendaftar jemaah umrah diprediksi salah satu faktornya karena nilai tukar rupiah ke dolar mengalami pelemahan.

"Secara umum pasti turun minat orang pergi umrah dibandingkan saat normal kurs ya, tapi kita belum liat seperti apa. Kalau dari pengalaman sudah pasti turun," kata Syam.

Baca Juga: Paling Lemah Sepanjang Sejarah, Rupiah Tembus Rp 17.796 Per Dolar AS Hari Ini (26/5)

Syam menjelaskan bahwa prediksi penurunan pendaftar jemaah umrah tahun ini sekitar 25-35% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Perkiraan musim (Umrah) 1448 H akan menurun seiring pelemahan rupiah," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News