MOMSMONEY.ID - Program konversi motor listrik masih berlanjut hingga akhir tahun. Hal ini tentu didukung berbagai pihak. Salah satunya Bambang Istianto, Tenaga Ahli Entrev, yang mendukung agar banyak masyarakat mengambil kesempatan ini sebagai aksi nyata masyarakat untuk Bumi lebih baik kedepan. Dia menjelaskan, dari data yang dihimpun Entrev, jumlah masyarakat yang mengikuti program konversi hingga saat ini mencapai 1.060 unit. Dari jumlah tersebut, 237 unit sepeda motor sudah dicairkan bantuan pemerintah dan sisanya masih dalam tahap konversi dan penerbitan SUT/SRUT.
Antusiasme masyarakat terhadap konversi motor listrik semakin tinggi, terutama di kalangan karyawan swasta yang tercatat paling banyak melakukan konversi, diikuti oleh ASN (aparatur sipil negara), karyawan BUMN/BUMD, serta pelajar/mahasiswa. "Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan konversi motor gratis ini untuk mendukung energi bersih dan mengurangi emisi karbon di sektor transportasi," ujar Bambang dalam keterangan resminya, Senin (9/12). Baca Juga: Entrev Nilai, Ini yang Percepat Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia Dia menambahkan, minat konversi motor listrik semakin meningkat, terutama di kalangan dunia pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Meski belum ada arahan resmi dari Presiden terkait kelanjutan program di 2025, Entrev berharap, program ini dapat berlanjut sebagai bagian dari upaya mencapai target net zero emission (NZE) di 2060.