Mindanao Filipina Diguncang Gempa M 8,2, BMKG Indonesia Rilis Peringatan Tsunami



KONTAN.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan sangat besar dengan magnitudo 8,2 dilaporkan telah mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Informasi tersebut dirilis resmi oleh Pusat Riset Ilmu Kebumian Jerman (GFZ).

Melansir Reuters, GFZ mencatatkan bahwa pusat gempa terdalam berada pada kedalaman yang sangat dangkal, yaitu 10 kilometer (6,2 mil) di bawah permukaan laut.

Baca Juga: Dolar AS Makin Garang Senin (8/6), Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Naik ke 70%


Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran akan potensi kerusakan struktural yang masif di wilayah terdampak.

Sebelum melakukan pemutakhiran data, GFZ sempat mengukur kekuatan gempa berada di magnitudo 7,3.

Menyusul peningkatan kekuatan gempa yang sangat signifikan menjadi magnitudo 8,2, Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat (U.S. Tsunami Warning System) langsung mengeluarkan status ancaman bahaya tsunami untuk wilayah sekitar pusat gempa.

Baca Juga: Cara Beli Saham IPO SpaceX untuk Investor Ritel, Simak Panduannya

Indonesia Rilis Peringatan Tsunami

Dampak dari gempa raksasa di Filipina ini juga langsung diantisipasi oleh negara-negara tetangga. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selaku lembaga geofisika resmi Indonesia, bergerak cepat mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Peringatan tsunami tersebut ditujukan secara khusus untuk wilayah pesisir di bagian Timur Laut Indonesia yang posisinya paling dekat dan berhadapan langsung dengan wilayah Filipina Selatan.

Baca Juga: Ekonomi Jepang Melambat di Kuartal I-2026 Akibat Merosotnya Belanja Modal Perusahaan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerugian material dari otoritas Filipina.

Warga di wilayah pesisir Mindanao serta wilayah timur laut Indonesia diimbau untuk segera menjauh dari garis pantai dan mencari tempat perlindungan yang lebih tinggi.