JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada penutupan perdagangan Kamis (2/2) kemarin masih tercatat melemah. Berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), indeks INDOBeX Government Clean Price menurun sebesar 0,02% ke level 111,43 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menilai terbatasnya pergerakan imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin turut dipengaruhi oleh minimnya katalis dari dalam dan luar negeri. Di mana dari dalam negeri, kenaikan laju inflasi di bulan Januari 2017 yang sebesar 0,97% telah direspon oleh pelaku pasar pada perdagangan di hari Rabu. Adapun keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 0,50% - 0,75% tidak begitu banyak berdampak terhadap pergerakan harga Surat Utang Negara dengan denominasi mata uang rupiah, mengingat keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan pelaku pasar sebelumnya.
Minim katalis, SUN pun melemah
JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada penutupan perdagangan Kamis (2/2) kemarin masih tercatat melemah. Berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), indeks INDOBeX Government Clean Price menurun sebesar 0,02% ke level 111,43 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menilai terbatasnya pergerakan imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin turut dipengaruhi oleh minimnya katalis dari dalam dan luar negeri. Di mana dari dalam negeri, kenaikan laju inflasi di bulan Januari 2017 yang sebesar 0,97% telah direspon oleh pelaku pasar pada perdagangan di hari Rabu. Adapun keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 0,50% - 0,75% tidak begitu banyak berdampak terhadap pergerakan harga Surat Utang Negara dengan denominasi mata uang rupiah, mengingat keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan pelaku pasar sebelumnya.