Minim sentimen penggerak, simak prediksi rupiah pekan depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan sideway atau akan melemah di perdagangan Senin (27/9), karena minim rilis data di akhir bulan, terutama data dari domestik.

Asal tahu saja, pada Jumat (24/9), rupiah spot ditutup di level Rp 14.258 per dolar Amerika Serikat (AS), meleemah 0,11% dibanding sehari sebelumnya

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri, melihat minimnya rilis data di dalam negeri karena akhir bulan, maka pasar akan tertuju pada data reguler di AS.


Selain itu, ia juga menilai pasar akan melihat perkembangan dari capital inflow, apakah akan terus masuk ke pasar domestik atau tidak, atau mungkin ada arus keluar.

“Pergerakan flow atau aliran dana asing ini yang jadi satu kunci apakah rupiahnya melanjutkan pelemahannya atau tidak,” kata Reny kepada Kontan.co.id, Jumat (24/9).

Baca Juga: Penguatan dolar AS menyebabkan kurs rupiah tertekan

Karena minim sentimen, ia melihat rupiah akan bergerak sideway atau melemah, karena investor akan memperhatikan data eksternal, dan juga masih akan melanjutkan respons terhadap pertemuan FOMC.

Research and Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin, melihat, pergerakan rupiah diperkirakan tidak akan banyak berubah, sampai rilisnya data non-farm payroll.

Di pekan depan, ia melihat pasar akan fokus pada data Produk Domestik Bruto (PDB) AS dan Core PCE Index AS.

Reny perkirakan rupiah akan bergerak di rentang harga Rp 14.220 per dolar AS – Rp 14.315 per dolar AS. Sedangkan Nanang perkirakan rupiah akan bergerak di rentang harga Rp 14.200 per dolar AS – Rp 14.280 per dolar AS.

Selanjutnya: Rupiah melemah dalam sepekan, ini penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi