Minim sentimen positif, masih ada potensi IHSG melemah lagi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 27,45 poin atau 0,56% dan parkir di zona merah ke 4.879,10 pada akhir perdagangan Selasa (29/8).

Investor asing juga masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp 341,93 miliar di seluruh pasar. Total volume transaksi hari ini mencapai 11,31 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,91 triliun. Ada sebanyak 257 saham melemah, 164 saham menguat, dan 147 saham diam di tempat.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, melemahnya IHSG pada hari ini lantaran data makroekonomi domestik maupun global yang minim memberikan dampak positif terhadap pasar. "Market juga menanti debat capres Amerika Serikat (AS) pada Selasa waktu setempat," kata Nafan, Selasa (29/9).


Dari dalam negeri, Nafan menjelaskan adanya kekhawatiran bahwa perekonomian Indonesia mengalami resesi pada kuartal tiga masih membayangi pergerakan IHSG. Ditambah, adanya kecemasan terjadinya penerapan kebijakan lockdown seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19.

Baca Juga: IHSG berbalik turun 0,56% ke 4.879 Selasa (29/9), tiga saham BUMN dijual asing

Untuk perdagangan Rabu (29/9), Nafan melanjutkan, data PMI manufaktur maupun jasa dari berbagai negara akan mewarnai pergerakan IHSG. Selanjutnya, pasar juga menanti rilis data PDB Inggris dan PDB AS.

Berdasarkan rasio fibonacci, sambungnya, support dan resistance berada pada level 4.778,71 hingga 4.975,54. Berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif. Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG pada Rabu (30/9).

Baca Juga: Rupiah ditutup menguat tipis 0,03% ke Rp 14.895 per dolar AS pada Selasa (29/9)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati