Minta Restu RUPS, Sinergi Inti Andalan (INET) Investasi di Sarana Global Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan langkah strategis baru dengan menandatangani Term Sheet rencana investasi pada PT Sarana Global Indonesia (SGI). 

Ini menandai babak baru bagi INET dalam memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor kabel bawah laut alias subsea cable, yang merupakan tulang punggung konektivitas di negara kepulauan seperti Indonesia.

Langkah tersebut akan dibawa ke ranah formal untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan bakal berlangsung pada 19 Mei 2026.


Baca Juga: Harga Emas Turun Akibat Kekhawatiran Inflasi dan Gagalnya Perundingan AS-Iran

Investasi ini diproyeksikan akan memberikan kekuatan besar bagi INET, menciptakan sinergi antara keunggulan sumber daya manusia dari PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) dengan kapabilitas teknis dan aset strategis yang dimiliki oleh SGI.

SGI memiliki dua kapal khusus yang menjadi aset kritikal dalam industri ini, yaitu Pacific Guardian dan Nostag 10, yang dirancang khusus untuk instalasi kabel serat optik serta kabel listrik bawah laut. 

Dari sisi rekam jejak nasional, SGI sendiri memiliki pengalaman panjang dalam menangani proyek strategis nasional, termasuk keterlibatan penting dalam jaringan Palapa Ring.

Berdasarkan data keuangan auditan 2025, SGI membukukan pendapatan mencapai Rp 291,06 miliar. Dari sisi bottom line, GSI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp4 4,04 miliar. 

 
INTE Chart by TradingView

Dengan masuknya SGI ke dalam ekosistem INET, perseroan akan memiliki kontrol penuh atas infrastruktur digital secara end-to-end, mulai dari jaringan darat hingga konektivitas antar-pulau melalui kabel bawah laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News