HONG KONG. Minyak mentah masih dalam tekanan dan diperdagangkan mendekati level US$ 40 per barel menjelang rilis laporan mingguan cadangan minyak Amerika Serikat (AS). Minyak sempat jatuh ke bear market menyusul kekhawatiran melimpahnya pasokan global. Mengutip Bloomberg, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di level US$ 40,08 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen, pada pukul 01:58 sore waktu Hong Kong, Selasa (2/8). Kontrak WTI turun US$ 1,54, atau 3,7 %, ke US$ 40,06 pada hari Senin (1/8), penutupan terendah sejak 18 April.
Minyak diperdagangkan di level US$ 40 per barel
HONG KONG. Minyak mentah masih dalam tekanan dan diperdagangkan mendekati level US$ 40 per barel menjelang rilis laporan mingguan cadangan minyak Amerika Serikat (AS). Minyak sempat jatuh ke bear market menyusul kekhawatiran melimpahnya pasokan global. Mengutip Bloomberg, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di level US$ 40,08 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen, pada pukul 01:58 sore waktu Hong Kong, Selasa (2/8). Kontrak WTI turun US$ 1,54, atau 3,7 %, ke US$ 40,06 pada hari Senin (1/8), penutupan terendah sejak 18 April.