KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak dunia menguat pada Rabu (11/2/2026), didorong meningkatnya risiko geopolitik di tengah rapuhnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, tanda-tanda meredanya kelebihan pasokan dipicu membaiknya permintaan dari India, turut menopang harga. Pada pukul 14.11 WIB, harga minyak mentah Brent naik 57 sen atau 0,83% menjadi US$ 69,37 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat 56 sen atau 0,88% ke level US$64,52 per barel. Analis LSEG dalam laporannya menyebutkan bahwa minyak masih mempertahankan premi risiko bullish karena perundingan AS-Iran terus berlangsung namun tetap rapuh. Kondisi ini menjaga premi risiko di Selat Hormuz di tengah tekanan sanksi yang berkelanjutan, ancaman tarif terkait perdagangan Iran, serta peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.
Minyak Naik 0,8%, Pasar Cemas Negosiasi AS-Iran dan Stok AS
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak dunia menguat pada Rabu (11/2/2026), didorong meningkatnya risiko geopolitik di tengah rapuhnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, tanda-tanda meredanya kelebihan pasokan dipicu membaiknya permintaan dari India, turut menopang harga. Pada pukul 14.11 WIB, harga minyak mentah Brent naik 57 sen atau 0,83% menjadi US$ 69,37 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat 56 sen atau 0,88% ke level US$64,52 per barel. Analis LSEG dalam laporannya menyebutkan bahwa minyak masih mempertahankan premi risiko bullish karena perundingan AS-Iran terus berlangsung namun tetap rapuh. Kondisi ini menjaga premi risiko di Selat Hormuz di tengah tekanan sanksi yang berkelanjutan, ancaman tarif terkait perdagangan Iran, serta peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.
TAG: