Minyak WTI tergerus ke level terendah 8 bulan



SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level terendah dalam delapan bulan terakhir hari ini (11/9). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 11.49 waktu Singapura, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Oktober naik 11 sen menjadi US$ 91,78 per barel di New York Mercantile Exchange.

Kemarin, harga kontrak minyak turun US$ 1,08 menjadi US$ 91,67 per barel. Ini merupakan level penutupan terendah sejak 9 Januari lalu. Sepanjang tahun ini, harga minyak sudah tergerus sebesar 6,8%.

Penurunan harga minyak terjadi di tengah spekulasi bahwa kenaikan produksi minyak AS akan membuat suplai minyak berlebih. Data yang dirilis Energy Information Administration menunjukkan, suplai minyak AS mengalami penurunan lebih sedikit dari prediksi pelaku pasar.


"Potensi adanya over suplai pada minyak dan ekonomi tidak mendukung gambaran permintaan menjadi penyebab penurunan harga. Selain itu, faktor geopolitik juga sudah mulai mereda," jelas Jonathan Barratt, chief investment officer Ayers Alliance Securities di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Oktober naik 2 sen menjadi US$ 98,06 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News