Mitra Adiperkasa mulai pulih kuartal ketiga, saham MAPI direkomendasikan trading buy



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membukukan kinerja yang kurang memuaskan sepanjang Januari hingga September 2020. Akan tetapi, di kuartal ketiga kinerja MAPI mulai membaik. 

Dalam risetnya, Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya menjelaskan, kerugian yang ditanggung MAPI menipis di kuartal ketiga 2020. Hal ini terdorong peningkatan pendapatan di kuartal ketiga. Di sisi lain pengeluarannya ditekan. 

Di kuartal ketiga 2020, MAPI membukukan kerugian operasional hingga Rp 128,9 miliar. Realisasi ini menurun dibanding kuartal kedua 2020 yang mencapai Rp 492,3 miliar. Walau begitu, capaian MAPI ini masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun 2019 yang bisa membukukan laba operasional hingga Rp 372,5 miliar. 


Di sisi lain, operational expenditure  atau opex kuartal ketiga 2020 mampu ditekan 29,2% secara year on year (yoy). Akan tetapi jika dilihat secara quarter on quarter (qoq), opex MAPI meningkat hingga 20,4%. Adapun peningkatan ini memungkinkan terjadi mengingat pendapatan MAPI yang terekrek di kuartal ketiga. 

Baca Juga: Tiga emiten Grup MAP menanggung rugi, begini rekomendasi sahamnya

MAPI membukukan rugi bersih Rp 197,4 miliar di kuartal ketiga 2020. Realisasi ini lebih tipis dibanding rugi bersih di kuartal kedua 2020 yang mencapai Rp 416 miliar. 

Adapun pendapatan MAPI masih bertumbuh secara kuartalan. Asal tahu saja, di kuartal ketiga 2020 pertumbuhan pendapatan MAPI mencapai 62,1% qoq. Jika dibanding kuartal yang sama tahun lalu, pendapatan MAPI lebih rendah 37,4% yoy. 

Peningkatan secara kuartalan ini terjadi karena mal-mal kembali dibuka di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang masih berlanjut di Jakarta pada bulan September 2020. Kunjungan ke mal masih terbatas karena kebijakan terkait Covid-19. 

Baca Juga: Penjualan tertekan 34,48%, MAP Boga Adiperkasa (MAPB) menanggung rugi

Christine mengamati, minat belanja konsumen yang baik di tengah pandemi Covid-19 masih akan berlanjut hingga kuartal keempat ini. "Seperti yang kami perkirakan, musim liburan di bulan Desember memberikan kontribusi yang kuat pada lini teratas mereka," kata Christine dalam riset, Jumat (27/11). Apalagi, target pasar MAPI adalah konsumen berpenghasilan tinggi yang memiliki pendapatan stabil di tengah resesi ekonomi.

Mempertimbangkan kinerja dan peluang MAPI sejauh ini, Christine menyarankan rekomendasi trading buy saham MAPI dengan target harga Rp 980. Kemarin, harga saham MAPI turun 0,57% ke Rp 865 per saham.

Baca Juga: Pendapatan turun 34%, Mitra Adiperkasa (MAPI) cetak rugi bersih hingga kuartal III

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati