Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) optimistis raup pertumbuhan pendapatan double digit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten rumah sakit, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) berencana akan melanjutkan ekspansi dengan menambah dua rumah sakit baru tahun ini. Dengan rencana tersebut, ia pun proyeksikan pendapatan tahun ini dapat tumbuh double digit.

Head of Investor Relation Mitra Keluarga Aditya Widjaja mengatakan, MIKA berencana akan mulai  konstruksi dua rumah sakit baru itu pada semester I/2021 dan ditargetkan dapat beroperasi di tahun 2022 nanti.

“Rencananya MIKA akan buka dua rumah sakit baru lagi tahun ini masih di sekitaran daerah Jakarta untuk beroperasi di tahun 2022,” jelas Aditya kepada Kontan.co.id, Rabu (3/3).


Baca Juga: Kinerja Mitra Keluarga Ditopang Pasien Covid, Simak Rekomendasi Saham MIKA

Selain itu, MIKA juga akan mengakuisisi lagi dua rumah sakit di antaranya yakni PT Rumah Kasih Indonesia. Namun karena masih dalam proses penjajakan, MIKA belum bisa memberikan detail lebih lanjut mengenai dua rumah sakit yang akan diakuisisi tersebut.

“Saat ini masih dalam progres, kalau rencana akuisisi dua rumah sakit ini lancar, kita akan segera umumkan tahun ini juga,” tandasnya.

Adapun dengan rencana bisnis MIKA tahun ini, ia pun memproyeksikan pertumbuhan pendapatan tahun ini bisa meningkat hingga double digit. Sayangnya ia enggan menyebutkan berapa angka pastinya.

“Tahun ini sih kita melihatnya pasti bertumbuh, mungkin sekitar double digit pertumbuhan baik pendapatan. Namun semester 1/2021 ini diperkirakan masih akan ada dampak dari Covid-19, tapi kita yakin akan berangsur pulih bila vaksin sudah tersebar ke seluruhnya. Jadi harapannya semester 2 ini Covid-19 bisa mereda,” harapnya.

Ia juga menyampaikan, MIKA telah menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2021 sekitar Rp 350 miliar.

“Untuk penggunaannya sebagian besar dana  digunakan untuk pembangunan dua rumah sakit baru itu dan untuk penambahan alat-alat media lainnya secara rutin di tiap tahun,” katanya.

Baca Juga: MIKA, HEAL, hingga LINK masuk dalam top picks Mirae Asset Sekuritas di Februari 2021

Sebagai informasi, mengutip laporan keuangan MIKA di kuartal III 2020, pendapatan MIKA tercatat mencapai Rp 874,5 miliar atau naik 54,3% dibandingkan dengan kuartal II 2020.

Pendapatan MIKA di kuartal III yang membaik itu ditopang oleh volume pasien rawat jalan yang bertumbuh menjadi 495.500 atau naik 48,3% dibanding kuartal II 2020. 

Sementara, volume pasien rawat inap meningkat 13,3% dibanding kuartal II 2020 dengan rata-rata lama menginap (Average Length of Stay) 3,1 hari.

Walau begitu, bed occupancy ratio MIKA sepanjang Januari hingga September 2020 tercatat menurun menjadi 51,2% dari 61,3% pada periode sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto