Mitra Komunikasi (MKNT) Berencana Gelar Private Placement Sebanyak 1,02 Miliar Saham



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement melalui konversi utang para kreditur, injeksi tunai PT Mantra Capital Persada (MCP), dan injeksi tunai investor independen.

Bila dirinci, penerbitan saham baru tersebut dilakukan melalui konversi utang para kreditur sebanyak 822.925.100.000 saham seri B kepada para kreditur. Kemudian, terdapat injeksi tunai MCP sebanyak 1.564.900.000 saham seri B kepada MCP, serta injeksi tunai investor independen sebanyak 200.000.000.000 saham seri B kepada para investor independen.

Dengan demikian, total saham baru yang akan diterbitkan dalam rangka private placement berjumlah 1.024.490.000.000 saham seri B dengan nilai nominal Rp 1 per saham atau setara 99,46% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.


“Pelaksanaan PMTHMETD diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan perusahaan serta mendukung keberlangsungan usaha (going concern),” tulis manajemen MKNT dalam keterbukaan informasi, Kamis (16/7/2026) malam.

Baca Juga: Pasar Volatil, ORI030 Menjadi Pelengkap Strategis Portofolio Investor Ritel

Para kreditur dan MKNT telah sepakat bahwa pembayaran atas masing-masing Perjanjian Fasilitas Pinjaman akan dilakukan melalui konversi utang para kreditur menjadi saham baru sebanyak 822.925.100.000 saham seri B, setelah mendapatkan persetujuan dari RUPS perusahaan. Selain itu, MCP telah menyetujui untuk melakukan injeksi tunai sebagai penyertaan saham baru di MKNT.

Sebagai pengingat, utang MKNT yang akan diselesaikan melalui konversi utang para kreditur dalam rencana pelaksanaan private placement berasal dari Perjanjian Fasilitas Pinjaman.

Rinciannya, PT Headwell Bintang Energi Hijau (HBEH) telah memberikan pinjaman kepada MKNT dengan jumlah pokok Rp 668 miliar yang akan jatuh tempo pada 31 Agustus 2026. Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai akuisisi saham PT Citra Baru Steel (CBS) oleh MKNT.

Berikutnya, MCP telah memberikan fasilitas pinjaman kepada MKNT senilai Rp 154,93 miliar yang akan jatuh tempo pada 31 Agustus 2026. Tujuannya untuk membiayai akuisisi saham PT Radja Udang Malingping (RUM) oleh MKNT.

MKNT dan para kreditur telah menetapkan harga pelaksanaan saham baru sebesar Rp 1 per saham dengan pertimbangan bahwa rencana private placement dilaksanakan dalam rangka perbaikan posisi keuangan perusahaan. Harga pelaksanaan ini juga telah merefleksikan harga wajar MKNT, mencerminkan kondisi perusahaan, serta tidak merugikan pemegang saham publik.

Baca Juga: Harga Bitcoin Masih Dibayangi Tekanan, Begini Saran Terhadap Investor

Dengan pelaksanaan private placement melalui konversi utang para kreditur dan injeksi tunai, modal ditempatkan dan disetor MKNT akan meningkat sebesar Rp 1,02 triliun. Selain itu, para pemegang saham MKNT saat ini akan terdilusi kepemilikan sahamnya dalam perusahaan sebesar 99,46%.

Private placement ini juga akan menurunkan liabilitas MKNT sebesar Rp 822,93 miliar. Di sisi lain, aset MKNT akan meningkat sebesar Rp 201,56 miliar.

Pelaksanaan private placement ini akan memberikan kemampuan bagi MKNT untuk melanjutkan kegiatan usaha yang pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan nilai bagi para pemegang saham.

“Kondisi saat ini telah menunjukkan pertumbuhan permintaan yang positif yang akan memberikan harapan pertumbuhan kegiatan usaha perusahaan di masa yang akan datang,” tandas manajemen MKNT.

Untuk memuluskan rencana aksi korporasi tersebut, MKNT akan meminta restu para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News