KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (
MPMX) menyiapkan sejumlah strategi penguatan bisnis di tengah dinamika industri dan perubahan kebutuhan pasar. Melalui strategi ini, MPMX berupaya memperkuat posisi di bisnis ritel sepeda motor, penyewaan kendaraan, penjualan mobil bekas, hingga asuransi. Group Chief Financial Officer Mitra Pinasthika Mustika, Beatrice Kartika mengungkapkan bahwa MPM Group terus berfokus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efektivitas operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan kinerja di seluruh lini bisnis. Pada segmen bisnis distribusi dan ritel sepeda motor, MPMulia dan MPMMotor berfokus pada penguatan posisi pasar.
Strategi ini dilakukan melalui peningkatan kualitas penjualan unit dan layanan purna jual yang didukung oleh produktivitas dan efektivitas operasional.
Baca Juga: Omzet Tembus Rp 70 Triliun, Cek Strategi Hartadinata (HRTA) Saat Harga Emas Turun "Perseroan terus mendorong penciptaan profitabilitas yang berkelanjutan melalui pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan dan dinamika pasar di masing-masing area operasional," ungkap Beatrice dalam keterangan tertulis yang disiarkan pada Sabtu (6/6/2026). Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka menengah MPMulia, MPMX melihat peluang ekspansi bisnis ke Timor Leste sebagai langkah yang strategis. MPMulia telah memulai penetrasi ke pasar Timor Leste sejak Mei 2025. Hingga April 2026 telah hadir empat jaringan resmi Honda yang seluruhnya berlokasi di Kota Dili, mencakup layanan penjualan unit hingga purna jual. Fokus saat ini diarahkan pada penguatan dan pendalaman jaringan yang telah ada di Dili sebagai pusat aktivitas ekonomi Timor Leste. "Perseroan optimistis kehadiran MPMulia di Timor Leste akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan Perseroan secara berkelanjutan," jelas Beatrice. Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance fokus memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi portofolio dan pengembangan sumber pertumbuhan baru guna menjaga keseimbangan bisnis di tengah perubahan kondisi pasar. Strategi tersebut dijalankan melalui tiga area utama.
Pertama, menghadirkan solusi perlindungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan, termasuk penguatan produk perlindungan kendaraan roda dua. MPMX melihat adanya perubahan kebutuhan pelanggan, termasuk meningkatnya perhatian terhadap perlindungan aset dan mobilitas.
Baca Juga: Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel Kedua, dari sisi penguatan kapabilitas digital, MPMInsurance terus memperpendek jarak antara pelanggan dengan layanan asuransi.
Ketiga, MPMInsurance memperluas jangkauan distribusi melalui kemitraan agar perlindungan dapat hadir lebih dekat dengan aktivitas dan kebutuhan sehari-hari pelanggan. Pada segmen penyewaan kendaraan, MPMRent mengarahkan strategi pertumbuhan pada penguatan pertumbuhan pendapatan melalui fokus pada sektor-sektor bernilai tinggi seperti mineral, migas, dan jasa profesional. MPMRent memperkuat ekskusi komersial melalui penyerdehanaan proses penjualan dan penambahan tenaga sales di cabang-cabang strategis. Di sisi operasional dan efisiensi biaya, MPMRent mendorong optimalisasi workshop, analisis penggunaan suku cadang, serta migrasi sistem ERP dan otomasi proses untuk menekan biaya dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan. MPMRent juga mulai memperkuat pengembangan solusi green mobility melalui penyediaan layanan transportasi berbasis kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas korporasi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pada segmen penjualan mobil bekas, MPM Group melalui AUKSI tetap melanjutkan ekspansi bisnis mobil bekas pada tahun ini secara terukur. Salah satu fokusnya adalah memperluas jangkauan layanan dari sebelumnya tiga lokasi menjadi 15 lokasi dengan mengintegrasikan kantor cabang MPMRent sebagai cabang AUKSI. Strategi ini dilakukan dengan tetap mempertimbangkan potensi pasar, kesiapan operasional, serta karakteristik permintaan pelanggan di masing-masing daerah. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas cakupan operasional, meningkatkan volume unit yang dilelang (consignments), memperluas partisipasi peserta lelang (buyers), serta memberikan layanan yang lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan klien.
Baca Juga: PLN Indonesia Power Lirik Amerika Latin dan Karibia untuk Ekspansi Bisnis Global Pada segmen jasa keuangan, JACCS MPMFinance Indonesia melanjutkan langkah pemulihan dan penguatan kualitas bisnis melalui peningkatan produktivitas, pengelolaan portofolio yang lebih disiplin, serta penguatan tata kelola yang didukung pengembangan kapabilitas digital dan organisasi. Selain penguatan di masing-masing lini usaha, MPMX juga memperkuat integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi dan proses bisnis. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan bisnis jangka panjang dan menciptakan nilai yang relevan bagi seluruh pemangku kepentingan. “Di tengah dinamika pasar yang terus berkembang, fokus kami adalah memastikan setiap lini bisnis memiliki fondasi yang semakin kuat untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Kami memperkuat kapabilitas operasional, menjaga kedekatan dengan pelanggan, serta mendorong setiap entitas tetap adaptif dan relevan terhadap perubahan kebutuhan pasar,” tandas Beatrice. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News