KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (
MTEL) mengungkapkan strategi bisnis jangka panjang di tengah peralihan jaringan telekomunikasi menuju 5G. Perseroan menilai implementasi 5G akan membawa perubahan fundamental terhadap kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Direktur Investasi Mitratel, Hendra Purnama menjelaskan bahwa jaringan 5G membutuhkan infrastruktur yang jauh lebih padat atau densification, serta latensi yang sangat rendah. Kebutuhan tersebut dinilai berbeda dibandingkan generasi jaringan sebelumnya.
"Sehingga diperlukan lebih banyak tower yang terdistribusi lebih dekat ke pengguna, serta dukungan fiber yang kuat sebagai backbone trafik data," ujar Hendra dalam keterangan tertulis kepada Kontan, Selasa (21/4/2025). Hendra menuturkan, saat ini Mitratel menjadi salah satu perusahaan tower terbesar di Asia Tenggara dengan kepemilikan 40.230 menara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sekitar 59% dari total menara tersebut berada di luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Mitratel (MTEL) Perpanjang Kerja Sama dengan Anak Usaha Airbus, Ini Isinya Dengan sebaran geografis yang luas, Mitratel dinilai memiliki keunggulan struktural untuk mendukung kebutuhan densifikasi jaringan secara nasional, terutama dalam memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kapasitas jaringan operator telekomunikasi. "Di saat yang sama, leverage yang relatif rendah dan arus kas yang kuat memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk melakukan ekspansi secara optimal, baik melalui pertumbuhan organik maupun inorganik," kata Hendra. Ke depan, Mitratel berencana terus memperluas jaringan mengikuti kebutuhan operator, khususnya di luar Jawa yang menjadi salah satu kekuatan operasional perusahaan. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas jaringan 4G dan 5G secara nasional.
Selain itu, Mitratel juga melihat peluang dari pengembangan Fixed Wireless Access (FWA) sebagai solusi percepatan pemerataan konektivitas di Indonesia. Layanan ini dinilai dapat mendukung penyediaan Internet Rakyat dengan memanfaatkan infrastruktur tower dan fiber sebagai tulang punggung utama jaringan. "Mitratel tidak hanya memperluas cakupan aset, tetapi juga memperkuat peran dalam melengkapi ekosistem digital serta memperkokoh posisi sebagai Next-Gen TowerCo," jelasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News