Mitsubishi Corporation Tanyakan Wapres Soal Donggi Senoro



JAKARTA. Investor meminta kepastian pemerintah melanjutkan proyek lapangan gas di Donggi Senoro. Pernyataan ini terungkap dalam pertemuan antara CEO Mitsubishi Corporatio, Yorihiko Kojima dan Wakil Presiden (Wapres) Boediono di Istana Wapres, Selasa (2/3).Menurut juru bicara Wapres, Yopie Hidayat, CEO Mitsubishi itu sempat menyinggung mengenai pengelolaan lapangan gas itu. "Memang ada pertanyaan dari Mitsubishi bagaimana langkah pemerintah mengelola lapangan gas di Donggi Senoro," ujar Yopie.Yopie menambahkan, CEO Mitsubishi menyampaikan kepada Wapres bahwa investasi salah satu perusahaan rakasasa asal Jepang itu untuk mengelola proyek lapangan gas Donggi Senoro mencapai US$ 2,5 miliar. "Memang proyek ini masih belum diputuskan apakah jalan sesuai rencana atau ada perubahan," kata Yopie.Wajar saja perusahaan asal negeri matahari terbit itu meminta kejelasan pengelolaan proyek lapangan gas di Luwuk, Sulawesi Tengah itu. Sebab, Mitsubishi Corporation memiliki porsi saham terbesar dalam konsorsium Donggi Senoro LNG.Konsorsium Donggi Senoro LNG terdiri atas Mitsubishi Corp dengan kepemilikan 51%, PT Pertamina (Persero) 29%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk 20%. Pertamina dan Medco memasok gas ke kilang yang dibangun bersama dengan Mitsubishi. Donggi Senoro akan menjadi kilang LNG keempat yang beroperasi setelah Arun, Bontang, dan Tangguh. Hitungannya, gas dari lapangan iniakan mulai dijual pada tahun 2013 dan akan berproduksi selama 15 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Tri Adi