JAKARTA. Usai melantai di Bursa Efek Indonesia, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) tancap gas. Rencananya, produsen perangkat komunikasi merek Cyrus ini akan membangun pabrik pembuatan gadget pada pertengahan tahun depan. MKNT akan mendirikan pabrik di lahan seluas 3.000 meter persegi di Jakarta. Pabrik ini berkapasitas 60.000 unit per bulan. Untuk memuluskan rencana, emiten anyar ini merogoh kocek Rp 10 miliar. "Diambil dari dana hasil initial public offering (IPO)," kata Roby Tan, Direktur MKNT seusai pencatatan saham perusahaan di BEI, Senin (26/10). Asal tahu saja, dari hajatan IPO, perusahaan meraih dana Rp 40 miliar. Sekitar 70% untuk modal kerja, sisanya untuk membayar utang. Pabrik itu akan menjadi pabrik perdana MKNT. Selama ini, proses pabrikasi produk Cyrus di China.
MKNT akan membangun pabrik baru
JAKARTA. Usai melantai di Bursa Efek Indonesia, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) tancap gas. Rencananya, produsen perangkat komunikasi merek Cyrus ini akan membangun pabrik pembuatan gadget pada pertengahan tahun depan. MKNT akan mendirikan pabrik di lahan seluas 3.000 meter persegi di Jakarta. Pabrik ini berkapasitas 60.000 unit per bulan. Untuk memuluskan rencana, emiten anyar ini merogoh kocek Rp 10 miliar. "Diambil dari dana hasil initial public offering (IPO)," kata Roby Tan, Direktur MKNT seusai pencatatan saham perusahaan di BEI, Senin (26/10). Asal tahu saja, dari hajatan IPO, perusahaan meraih dana Rp 40 miliar. Sekitar 70% untuk modal kerja, sisanya untuk membayar utang. Pabrik itu akan menjadi pabrik perdana MKNT. Selama ini, proses pabrikasi produk Cyrus di China.