MKNT Masuk Bisnis Energi Sampah, Dua Anak Usaha Lolos Seleksi PSEL Tahap 3



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua anak usaha PT Remitra Global International Tbk (MKNT), PT Adinda Losari Energi dan PT Remitra Surya Abadi lolos seleksi Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Tahap 3.

Keduanya masing-masing berkonsorsium dengan SUS Indonesia Holding Limited dalam seleksi yang diselenggarakan PT Danantara Investment Management. Ini merupakan tahap prakualifikasi, bukan penunjukan mitra proyek.

Adapun DPT Tahap 3 memuat 101 entitas. Daftar tersebut terdiri dari peserta tahap pertama dan kedua serta 26 perusahaan dan konsorsium baru.


Sebanyak 16 dari 26 entitas baru tersebut merupakan konsorsium yang dipimpin pelaku usaha dalam negeri. Peserta yang masuk DPT berhak mengikuti proses pemilihan mitra kerja sama.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Lolos Seleksi Proyek PSEL Serang Raya, Jalani Studi Kelayakan

Meski lolos seleksi, PT Adinda Losari Energi dan PT Remitra Surya Abadi belum ditetapkan sebagai mitra maupun pemenang proyek PSEL tertentu. Keduanya masih harus mengikuti tahapan pemilihan mitra berikutnya.

Sebelumnya, PT Adinda Losari Energi dan PT Remitra Surya Abadi telah diambilalih PT Radja Udang Malingping, anak perusahaan MKNT pada 27 Oktober 2026. 

Setelah transaksi tersebut, PT Radja Udang Malingping menguasai 99,99% saham masing-masing perusahaan.

Presiden Direktur Remitra Global International Santoso Widjojo mengatakan kelulusan kedua entitas tersebut menjadi tonggak bagi rencana ekspansi MKNT ke sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi nasional.

“Lolosnya PT Adinda Losari Energi dan PT Remitra Surya Abadi dalam DPT Tahap 3 menjadi penanda dalam perjalanan MKTN sebagai perusahaan holding yang berencana memperluas portofolio usaha ke sektor energi baru, terbarukan, dan konservasi energi," jelasnua dalam keterangan resmi, Senim (2/11/2026).

Menurut Santoso, kemitraan dengan SIH didukung pengalaman SUS Environment sebagai induk usaha yang menjadi investor, pengembang, sekaligus operator fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di berbagai negara.

Baca Juga: Danantara Tetapkan 8 Mitra PSEL Tahap Kedua, Ini Daftarnya

“Kami optimistis MKTN dapat berkontribusi dalam mewujudkan program pemerintah untuk mengatasi darurat sampah di Indonesia, dengan mengubah sampah menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Berdasarkan data perusahaan per 30 Juni 2025, SUS Environment telah berinvestasi dan membangun 90 proyek pengolahan sampah menjadi energi dengan kapasitas hampir 120.000 ton sampah per hari.

Di Indonesia, SUS Environment telah tercantum dalam DPT sejak November 2025. Pada seleksi tahap kedua, SUS Environment terpilih sebagai mitra proyek PSEL Lampung Raya dan Surabaya Raya.

Selanjutnya, PT Adinda Losari Energi dan PT Remitra Surya Abadi akan mempersiapkan keikutsertaan dalam pemilihan mitra proyek PSEL yang diselenggarakan Danantara Investment Management dan Denera sesuai ketentuan yang berlaku bagi peserta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News