KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut di tengah tingginya volatilitas geopolitik global, meskipun kinerja perdagangan Indonesia dinilai masih solid. Chief Indonesia and India Economist HSBC Global Research Pranjul Bhandari menilai, pelemahan rupiah ke depan lebih banyak dipengaruhi oleh lemahnya arus masuk modal, bukan dari faktor perdagangan. Baca Juga: Rupiah Makin Melemah ke Rp 16.860 per Dolar AS di Tengah Hari Ini (12/1)
Modal Asing Seret, Rupiah Diprediksi Tembus Level Rp 17.000 per Dolar AS
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut di tengah tingginya volatilitas geopolitik global, meskipun kinerja perdagangan Indonesia dinilai masih solid. Chief Indonesia and India Economist HSBC Global Research Pranjul Bhandari menilai, pelemahan rupiah ke depan lebih banyak dipengaruhi oleh lemahnya arus masuk modal, bukan dari faktor perdagangan. Baca Juga: Rupiah Makin Melemah ke Rp 16.860 per Dolar AS di Tengah Hari Ini (12/1)