Modena Luncurkan PLTS Atap untuk Dukung Transisi Energi Ancora Indonesia (OKAS)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan multinasional Modena melalui lini Modena Energy meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di kawasan industri milik PT Multi Nitrotama Kimia (MNK), anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) di Cikampek, Jawa Barat, pada Kamis (23/7/2026).

Dengan kapasitas 307,5 kWp, instalasi ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 400.000 kWh energi listrik per tahun sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon hingga 360.000 kg CO2 setiap tahunnya.

Head of Modena Energy Agiya Fersya mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis Modena untuk mendukung pemanfaatan surya di sektor industri dan percepatan transisi energi bersih di Indonesia.


Baca Juga: Munja Utama Ekspansi Ekspor dan Incar 70% Pangsa Pasar Kendaraan Pemadam di Domestik

"Semakin banyak pelaku industri mulai beralih ke PLTS, selain untuk komitmen keberlanjutan, juga untuk memberikan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang dan mendukung pasokan energi yang lebih stabil," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).

Adapun sistem PLTS Atap yang diterapkan di PT Multi Nitrotama Kimia menggunakan skema on-grid alias terintegrasi dengan jaringan listrik PLN.

Melalui sistem ini, kebutuhan listrik pada siang hari dapat dipenuhi dari energi surya, sementara pasokan dari jaringan PLN tetap tersedia saat dibutuhkan.

Modena mencermati bahwa bagi sektor industri, skema ini menjadi solusi yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi tanpa mengganggu keandalan operasional.

Sementara itu, General Manager Manufacture PT Multi Nitrotama Kimia mengungkapkan, pemasangan PLTS Atap di perusahaan merupakan langkah awal Ancora Group memperluas pemanfaatan energi terbarukan di seluruh lini bisnis.

Baca Juga: Saham Express Trasindo (TAXI) Naik 8,33%, Buka Peluang Bermitra dengan Xanh SM

"Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat daya saing perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi bagi implementasi solusi energi bersih di seluruh unit usaha Ancora," tuturnya.

Modena memperkirakan prospek pemanfaatan energi berbasis surya di sektor industri akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Guna memfasilitas kebutuhan tersebut, Modena Energy menghadirkan solusi PLTS yang juga berfokus pada layanan end-to-end yang mendampingi pelanggan di setiap tahapan implementasi. Mulai dari studi kelayakan, perancangan sistem, pengurusan perizinan, pengadaan perangkat, instalasi, hingga maintenance dan monitoring.

Agiya memaparkan, Modena Energy juga menyediakan opsi pembiayaan fleksibel melalui skema performance-based rental, dengan pembayaran berdasarkan penggunaan energi setiap bulan.

Untuk mendukung pengelolaan sistem yang lebih efisien, pemantauan energi pun disebut dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi maupun dashboard berbasis website.

Baca Juga: Bapanas: Harga Daging Sapi Masih Terkendali, Daging Premium Capai Rp 180.000 per Kg

Pelanggan dapat memantau performa sistem secara real-time, mulai dari produksi energi, konsumsi listrik, hingga estimasi pengurangan emisi karbon. 

"Platform ini juga dilengkapi dengan sistem notifikasi yang membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat," tandas Agiya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News