Modernland berhasil jual lahan Rp 3,4 triliun



JAKARTA. Target pra penjualan alias marketing sales PT Modernland Realty Tbk (MDLN) seperti bakal tercapai tahun ini. Indikasinya, perseroan telah berhasil menggandeng partner untuk mengembangkan lahan di Jakarta Garden City (JGC) Jakarta Timur.

MDLN melalui anak usahanya PT Mitra Sindo Makmur (MSM) telah meneken pembentukan perusahaan patungan alias joint venture  dengan PT astra Land Indonesia (ALI) untuk mengembangkankan lahan milik MDLN. Nilai akuisisi lahan tersebut mencapai Rp 3,4 triliun.

Freedy Chan, Direktur Keuangan MDLN menjelaskan, ALI merupakan perusahaan patungan antara PT Astra International Tbk dan PT Hongkong Land Group Limited. "Porsi ALI dan MSM dalam JV tersebut masing-masing 50%," katanya dalam keterbukaan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (12/10).


Penandatanganan pembentukan JV tersebut dilakukan pada Rabu (12/10). Freddy mengharapkan rencana pengembangan lahan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham MDLN.

Adapun tata cara pembayaran transaksi ini akan terdiri dari tiga tahap. Pertama, sebesar 40% pada saat penadatanganan conditional sale and purchase agreement (CSPA). Kedua, sebesar 30% terhitung 12 bulan dari pembayaran pertama. Lalu, sisanya dibayarkan terhitung 18 bulan dari pembayaran pertama.

Lebih lanjut, Freddy mengatakan, penandatanganan kerjasama tersebut belum memiliki dampak atas kegiatan operasional, hukum ata ukelangsungan usaha perseroan. Pembentukan usaha patungan baru akan terjadi jika seluruh syarat dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Namun demikian, MDLN berpotensi meningkatkan kondisi keuangan Perseroan atas transaksi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini