Modernland Perkuat Komitmen Keberlanjutan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menjalankan bisnis tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan dan profitabilitas, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. 

Berbagai program CSR yang dijalankan perusahaan secara konsisten diarahkan untuk menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.   “Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan penciptaan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata manajemen  Modernland dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Komitmen manajemen mengimplementasikan program CSR  menjadi fondasi utama dalam membangun budaya keberlanjutan yang terintegrasi ke dalam seluruh aktivitas bisnis perusahaan.


Baca Juga: Ada Tantangan Global, Modernland (MDLN) Tetap Ekspansi

Modernland  meraih TOP CSR Awards 2026 #Star 5 atas keberhasilan implementasi program CSR. Penghargaan ini diberikan karena perusahaan memiliki sistem, kebijakan, dan pelaksanaan CSR yang selaras dengan strategi bisnis, mengacu pada standar ISO 26000, menerapkan konsep Creating Shared Value (CSV), serta memiliki program yang dapat menjadi acuan (benchmark) bagi perusahaan lain.

Pada kesempatan yang sama, Dharma Mitra Sigamani, Presiden Komisaris PT Modernland Realty Tbk, menerima penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 sebagai apresiasi atas komitmen dan kepemimpinannya dalam mendorong CSR yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dari sisi kinerja, pengembang ini membukukan pendapatan sebesar Rp 142,2 miliar sepanjang tiga bulan pertama tabun ini. Pendapatan dari penjualan turun menjadi Rp 98,8 miliar, pendapatan dari hotel dan sewa tumbuh 4,9% secara tahunan menjadi sebesar Rp 19,1 miliar, dan pendapatan dari lapangan golf dan restoran meningkat 24,1% menjadi sebesar Rp 24,2 miliar. 

Baca Juga: Sinarmas Land Jualan Rumah Super Mewah Harga Rp 150 Miliar di Navapark BSD

Secara bisnis, pasar properti di awal tahun 2026 memang masih menantang. Survei Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan rumah di pasar primer pada kuartal I-2026 kontraksi sebesar 25,67% secara tahunan. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya masih tumbuh  0,73%. 

Penjualan rumah tipe kecil anjlok hingga 45,59% secara tahunann, sedangkan rumah tipe besar turun 8,03%. Di sisi lain, penjualan rumah tipe menengah masih mampu tumbuh 8,28%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News