Momen Lebaran Dongkrak Permintaan Dana Tunai, MUF Siapkan Strategi

Momen Lebaran Dongkrak Permintaan Dana Tunai, MUF Siapkan Strategi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang momentum Lebaran, PT Mandiri Utama Finance (MUF) berpandangan bahwa permintaan pembiayaan dana tunai akan meningkat.

Head of Corporate Secretary & Legal MUF Elisabeth Lidya Sirait mengatakan, kebutuhan masyarakat mengalami peningkatan pada momen ini didukung oleh persiapan mudik, konsumsi rumah tangga, hingga modal usaha musiman.

"Secara historis, tren ini cukup konsisten setiap tahunnya. Tahun ini, kami melihat prospek pembiayaan dana tunai masih positif, didukung oleh meningkatnya aktivitas masyarakat serta kebutuhan likuiditas yang lebih tinggi pada periode tersebut," kata Elisabeth kepada Kontan, Jumat (21/3).


Baca Juga: Mandiri Utama Finance Optimistis Beri Pembiayaan ke UMKM meski Risiko Kredit Tinggi

Sehingga, MUF optimistis pembiayaan dana tunai akan tetap tumbuh positif sepanjang tahun ini. Faktor-faktor pendukungnya antara lain kebutuhan likuiditas masyarakat, pertumbuhan segmen UMKM, serta kemudahan akses pembiayaan melalui platform digital.

Hingga Februari 2025, penyaluran pembiayaan dana tunai telah menyumbang 18% dari total portofolio MUF. Adapun untuk mengoptimalkan kinerja pembiayaan dana tunai perusahaan telah menyusun sejumlah strategi.

Baca Juga: Mandiri Utama Finance (MUF) Catatkan Pembiayaan Multiguna Rp 3,8 Triliun pada 2024

Di antaranya, menerapkan ekspansi dengan memperluas kerja sama mitra, memperkuat digitalisasi layanan, dan meningkatkan penetrasi di segmen produktif seperti UMKM. 

"Selain itu, kami menghadirkan program promosi yang menarik, terutama di momen permintaan tinggi seperti Lebaran, untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan dana tunai secara berkelanjutan," tuturnya.

Baca Juga: Mandiri Utama Finance Fokus Raih Pendanaan Lewat Skema Joint Financing di Tahun Ini

Selanjutnya: Grup Merdeka (MDKA & MBMA) Bersiap Memanen Hasil Ekspansi Emas dan Nikel

Menarik Dibaca: Komunitas Kampus Saham Gencar Edukasi Investasi Saham Bertanggungjawab

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti