KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat harus menjadi prioritas utama kebijakan ekonomi nasional. Ia memandang momentum ini sebagai fase krusial yang menuntut kesiapan instrumen fiskal dan moneter secara terkoordinasi dan presisi. “Setiap Ramadan, konsumsi meningkat dan tekanan harga bisa muncul. Karena itu, negara harus hadir lebih awal, memastikan instrumen kebijakan bekerja sebelum gejolak terjadi,” ujar Misbakhun dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/02/2026).
Momentum Ramadan, DPR Minta Pemerintah Jaga Inflasi, Stabilitas Harga & Daya Beli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat harus menjadi prioritas utama kebijakan ekonomi nasional. Ia memandang momentum ini sebagai fase krusial yang menuntut kesiapan instrumen fiskal dan moneter secara terkoordinasi dan presisi. “Setiap Ramadan, konsumsi meningkat dan tekanan harga bisa muncul. Karena itu, negara harus hadir lebih awal, memastikan instrumen kebijakan bekerja sebelum gejolak terjadi,” ujar Misbakhun dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/02/2026).
TAG:
- Bank Indonesia
- Kementerian Keuangan
- Mukhamad Misbakhun
- nilai tukar rupiah
- Stabilitas Harga
- harga pangan
- volatile food
- daya beli masyarakat
- Spekulasi Pasar
- Otoritas Jasa Keuangan
- DPR RI
- Komisi XI
- Distribusi Logistik
- Tim Pengendalian Inflasi Daerah
- inflasi ramadhan
- pemerintah jaga harga
- ekonomi ramadhan