MoraRepublic Resmi Berdiri, Siap Perluas Jaringan dan Ekosistem Digital
Sabtu, 25 April 2026 15:12 WIB
Oleh: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal
KONTAN.CO.ID - Jakarta, 23 April 2026 PT Ekamas Mora Republik Tbk (“MoraRepublic” atau “BEI: MORA”) resmi berdiri sebagai perusahaan infrastruktur telekomunikasi dan layanan fiber to the home (FTTH) terpadu, hasil penggabungan PT Mora Telematika Indonesia Tbk dan PT Eka Mas Republik. Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran perusahaan untuk mendukung percepatan dan pemerataan ekosistem digital di Indonesia. Direktur Utama MoraRepublic, Timotius M. Sulaiman, menegaskan bahwa penggabungan ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang terus berkembang, sekaligus memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional. “Dengan resminya MoraRepublic, kami membawa visi yang lebih besar untuk menghadirkan konektivitas yang tidak hanya cepat dan stabil, tetapi juga menjangkau lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini bukan sekadar penggabungan perusahaan, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia,” ujar Timotius.
Ke depan, MoraRepublic akan berfokus pada percepatan ekspansi jaringan, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan kapasitas infrastruktur secara terintegrasi. “Dengan jaringan dan kapabilitas yang semakin kuat, kami siap menghadirkan layanan yang lebih andal, memperluas cakupan, serta memastikan setiap langkah ekspansi turut mendorong pemerataan akses digital di Indonesia,” lanjutnya. Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (BEI: DSSA), L. Krisnan Cahya, menyampaikan bahwa MoraRepublic merupakan wujud komitmen Sinar Mas dalam memperkuat digitalisasi di Indonesia. “MoraRepublic adalah langkah penting kami untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia. Kami melihat kebutuhan konektivitas akan terus tumbuh, dan MoraRepublic diposisikan untuk menjawab kebutuhan tersebut. Ke depan, fokus kami adalah memperluas jangkauan, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya. Sementara itu, Komisaris Utama Independen PT Ekamas Mora Republik Tbk, Arsjad Rasjid, menekankan pentingnya tata kelola perusahaan dalam memastikan potensi penggabungan ini dapat dioptimalkan. “Penggabungan ini adalah respons nyata terhadap kebutuhan konektivitas Indonesia yang terus berkembang. Dewan Komisaris berkomitmen untuk memastikan MoraRepublic dikelola dengan disiplin dan akuntabilitas tinggi, sehingga mampu menghadirkan dampak yang terukur bagi industri dan masyarakat,” jelasnya. Efektif mulai 22 April 2026, susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang baru resmi menjabat, merepresentasikan sinergi kepemimpinan dari kedua entitas pendahulunya. Struktur ini mencerminkan komitmen MoraRepublic terhadap tata kelola perusahaan yang kuat dan seimbang, pengambilan keputusan yang berorientasi pada pelanggan, serta inovasi yang berlandaskan visi jangka panjang.
Timotius menambahkan bahwa penggabungan ini tidak hanya memperkuat skala bisnis, tetapi juga meningkatkan daya saing perusahaan secara menyeluruh “Ini bukan hanya tentang menjadi lebih besar, tetapi menjadi lebih relevan dan lebih siap menjawab kebutuhan masa depan. Kami ingin memastikan bahwa MoraRepublic mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya. Sebelum penggabungan, kedua entitas memiliki kekuatan yang saling melengkapi. Moratelindo Penyedia Akses Jaringan (NAP) dan Penyedia Layanan Internet (ISP) yang berpengalaman sejak tahun 2000, sekaligus salah satu penyedia jaringan tulang punggung telekomunikasi (Fiber Optic Backbone) terbesar di Indonesia. Per September 2025, Moratelindo memiliki total panjang kabel serat optik sebesar lebih dari 57 ribu km dan 6 data center berkapasitas 3,3 megawatt, dengan lebih dari 16,8 ribu pelanggan enterprise, hampir 1 juta total homepass, dan lebih dari 296 ribu jumlah pelanggan ritel. Sementara itu, MyRepublic Indonesia merupakan penyedia jaringan FTTH terdepan yang melayani lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel dengan layanan internet cepat hingga 1 Gbps, dan memiliki lebih dari 58 ribu km kabel serat optik dengan lebih dari 8,7 juta homepass, per September 2025.
Kini sebagai satu kesatuan, MoraRepublic hadir dengan infrastruktur terintegrasi yang memperkuat jangkauan jaringan serta kapasitas layanan bagi pelanggan ritel dan enterprise. Mengusung tagline “Together We Rocketing Towards Infinite Future - Meroket Tanpa Batas”, perusahaan menegaskan arah pertumbuhan ke depan yang lebih cepat dan terintegrasi. “Di tengah dunia yang semakin terkoneksi, kami percaya bahwa kolaborasi dan inovasi menjadi kunci. Bersama, kami ingin mendorong pertumbuhan digital Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Timotius. Proses penggabungan ini didukung oleh Redpeak Advisers sebagai penasihat keuangan eksklusif, serta BNI Sekuritas dan Makes & Partners. Seiring dengan resminya penggabungan ini, pelanggan tetap dapat menikmati layanan Moratelindo, MyRepublic, dan Oxygen.id. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News