JAKARTA. Pemerintah kembali memperpanjang moratorium pemberian izin baru pengusahaan hutan alam primer dan lahan gambut selama dua tahun ke depan. Perpanjangan itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No.6 tahun 2017 tentang Penundaan dan Penyempurnaan Tata Kelola Pemberian Izin Baru Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut yang diteken Presiden Jokowi pada 17 Juli 2017. Beleid itu menyebutkan, perpanjangan moratorium izin lahan hutan ini dilakukan agar pemerintah memiliki waktu lebih panjang untuk menyempurnakan tata kelola hutan dan lahan gambut. Dengan tata kelola yang lebih baik, diharapkan tingkat emisi gas buang dan deforestasi degradasi hutan akan turun. Lewat beleid ini, kementerian dan lembaga terkait seperti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sekretaris Kabinet, Kepala Badan Informasi Geospasial, para gubernur dan walikota diinstruksikan melanjutkan penundaan pemberian izin baru hutan alam primer dan lahan gambut yang ada di hutan konservasi, hutan lindung, hutan produksi, serta areal penggunaan lain sebagaimana tercantum di peta indikatif.
Moratorium penggunaan lahan gambut berlanjut
JAKARTA. Pemerintah kembali memperpanjang moratorium pemberian izin baru pengusahaan hutan alam primer dan lahan gambut selama dua tahun ke depan. Perpanjangan itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No.6 tahun 2017 tentang Penundaan dan Penyempurnaan Tata Kelola Pemberian Izin Baru Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut yang diteken Presiden Jokowi pada 17 Juli 2017. Beleid itu menyebutkan, perpanjangan moratorium izin lahan hutan ini dilakukan agar pemerintah memiliki waktu lebih panjang untuk menyempurnakan tata kelola hutan dan lahan gambut. Dengan tata kelola yang lebih baik, diharapkan tingkat emisi gas buang dan deforestasi degradasi hutan akan turun. Lewat beleid ini, kementerian dan lembaga terkait seperti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sekretaris Kabinet, Kepala Badan Informasi Geospasial, para gubernur dan walikota diinstruksikan melanjutkan penundaan pemberian izin baru hutan alam primer dan lahan gambut yang ada di hutan konservasi, hutan lindung, hutan produksi, serta areal penggunaan lain sebagaimana tercantum di peta indikatif.